7 Pemain yang Dapat Direkrut Klub Top dari Tim-tim Degradasi Premier League
Musim Premier League 2022-2023 telah berakhir, dengan Leicester City, Leeds United, dan Southampton dipastikan terdegradasi dan akan bermain di Championship musim depan.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Musim Premier League 2022-2023 telah berakhir, dengan Leicester City, Leeds United, dan Southampton dipastikan terdegradasi dan akan bermain di Championship musim depan.
Pada pertandingan terakhir pekan ke-38 Premier League yang dimainkan secara bersamaan pada Minggu (28/05) malam WIB, Everton berhasil mengalahkan Bournemouth dengan skor 1-0, sementara Leeds United kalah 1-4 dari Tottenham Hotspur, dan Leicester City meraih kemenangan 2-1 atas West Ham United.
Meskipun Leicester City meraih kemenangan, itu tidak cukup karena Everton juga meraih kemenangan dan memiliki jumlah poin yang lebih tinggi. Tempat yang ditinggalkan oleh Leicester, Leeds, dan Southampton akan digantikan oleh tiga klub promosi dari Championship.
Ketiga klub tersebut adalah Burnley, Sheffield United, dan Luton Town. Penurunan status Leicester, Leeds, dan Southampton akan memberikan kesempatan bagi klub-klub top Eropa untuk merekrut pemain berbakat atau terbaik dari ketiga tim tersebut. Siapa saja pemain yang menjadi incaran?
Tidak diragukan lagi bahwa pemain-pemain ini akan menjadi komoditas panas di bursa transfer musim panas 2023. Bahkan sebelum degradasi Leicester, James Maddison sudah menjadi target sejumlah klub top Inggris, seperti Liverpool, Manchester United, dan Arsenal.
James Maddison, pemain berusia 26 tahun dan merupakan anggota timnas Inggris, memiliki banderol sekitar 55 juta euro di Transfermarkt. Meskipun Leicester mengalami degradasi, Maddison telah mencetak 10 gol dan memberikan 9 assist dari 32 pertandingan di semua kompetisi. Ia bermain sebagai gelandang serang.
Wilfried Gnonto, yang baru berusia 19 tahun dan sudah mendapatkan caps bersama timnas Italia di bawah arahan Roberto Mancini, juga diprediksi akan meninggalkan Leeds dengan banderol sekitar 18 juta euro.
Gnonto berposisi sebagai penyerang sayap kiri dan memiliki kecepatan saat berakselerasi. Bakatnya masih dapat berkembang dengan baik. Ia merupakan mantan pemain FC Zurich dan alumni akademi Inter Milan, sehingga menjadi investasi jangka panjang yang menarik.
Romeo Lavia adalah nama lain dari talenta muda yang sedang dipantau oleh klub-klub top Eropa, termasuk Manchester United yang dikabarkan sedang mencari pelapis untuk Casemiro.
Lavia baru berusia 19 tahun dan bermain sebagai gelandang bertahan. Musim ini, pemain berkebangsaan Belgia tersebut telah tampil dalam 34 pertandingan di semua kompetisi bersama Southampton, dengan catatan 1 gol dan 1 assist.
Seperti Gnonto, Lavia juga dapat menjadi investasi jangka panjang. Harganya dipatok sekitar 25 juta euro menurut Transfermarkt.
Youri Tielemans, yang sempat menjadi incaran Arsenal, kini memiliki peluang untuk meninggalkan klub yang telah dibelanya sejak 2019. Pemain berusia 26 tahun ini berada pada usia prima pemain di Eropa dan memiliki kemampuan untuk menjaga keseimbangan di lini tengah.
Tielemans tidak hanya memiliki kualitas yang baik, tetapi juga pengalaman yang luas baik di level klub maupun timnas. Pemain timnas Belgia ini memiliki banderol sekitar 30 juta euro menurut Transfermarkt.
Tyler Adams, yang berusia 24 tahun, memegang status sebagai kapten termuda timnas Amerika Serikat saat bermain di Piala Dunia 2022. Meskipun gagal membawa Leeds bertahan di Premier League, ia masih memiliki potensi untuk bersinar di klub lain.
Adams mungkin tidak memiliki teknik bermain yang mencolok, tetapi sebagai gelandang bertahan, bek kanan, dan gelandang sayap kanan, ia memiliki etos kerja yang kuat dan bekerja keras. Banderolnya sekitar 20 juta euro.
Produk akademi Southampton selalu menarik perhatian klub-klub top lainnya, seperti yang terjadi dengan Alex Oxlade-Chamberlain, Theo Walcott, Gareth Bale, dan Alan Shearer.
Dengan degradasi Southampton, mereka memiliki kesempatan untuk mendapatkan keuntungan dengan menjual pemain terbaik klub, termasuk sang kapten, James Ward-Prowse. Berusia 28 tahun, Ward-Prowse, yang terkenal sebagai spesialis tendangan bebas, berperan sebagai gelandang pengatur ritme permainan di lini tengah. Banderolnya berada dalam kisaran 38 juta euro.
Inggris memiliki penyerang sayap berkualitas seperti Jarrod Bowen di West Ham United dan Harvey Barnes bersama Leicester City. Pemain berusia 25 tahun ini memiliki banderol sekitar 32 juta euro.
Musim ini, Barnes telah mencetak 13 gol di Premier League dan memberikan 3 assist di semua kompetisi dari 40 pertandingan bersama Leicester. Dengan kualitas yang dimilikinya, Barnes memiliki potensi untuk meninggalkan Leicester City.
What's Your Reaction?