BOLAHITA - Drama 8 gol menghiasi pertandingan antara Bayer Leverkusen menghadapi AS Roma di stadion BayArena dengan skor akhir 4-4 di matchday ketika Grup E Liga Champions, Rabu (21/10) dini hari WIB.
Roma yang begitu esplosif sukses memuat balik skor setelah tertinggal 2-0 di awal laga dengan membuat empat gol balasan lewat Daniele De Rossi (2), Miralem Pjanic, dan Iago Falque. Tapi sayang di 10 menit terakhir Kevin Kampl dan Admir Mehmedi memaksakan skor sama kuat.
Walau senang dengan raihan satu angka itu, manajer Roma Rudi Garcia menyesali si kulit bundar menjebol gawang Wojciech Szczesny sebanyak empat kali. Ia pun menuntut barisan pertahanan timnya berbenah diri.
“Mungkin saja kami kalah usai ketinggalan 2-0, namun kami membuat respon besar dan mencetak empat gol. Ini reaksi yang luar biasa, tapi seharusnya kami mampu mencegah gawang kebobolan dalam 10 menit terakhir,” ujar Garcia kepada Mediaset Premium.
“Ini bukan kesalahan individu. Ketika menyerang kami membuat empat gol. Tapi di waktu yang sama kami wajib meningkatkan performa di lini belakang. Ini menyebabkan kami semakin tertinggal di klasemen grup,” imbuhnya.
Roma kini terjerembab di posisi terbawah Grup E dengan dua poin, tertinggal lima poin dari Barcelona di peringat teratas. Sementara Leverkusen dan BATE Borisov sama-sama meraih tiga angka.