BOLAHITA - Kabar yang dihembuskan Sunardi A yang terdaftar sebagai CEO PSMS Medan memutus kontrak pemain dan pelatih dianggap konyol dan mencari perhatian.
Pasalnya alasan yang disampaikannya terhadap penghematan berbanding terbalik dengan fakta. Dukungan Pangdam I/BB Edy Rahmayadi saat ini sangat menggebu-gebu kepada tim. Bahkan hampir setiap hari datang ke Mes pemain di Makodam dengan memberikan motivasi. Berbeda dengan CEO Sunardi A yang sangat jarang menghampiri pemain.
"Kabar itu tidak betul, karena Pangdam sendiri terus mendukung tim ini. Beliau datang hampir setiap hari memberikan semangat ke tim untuk persiapan. Jadi kalau ada kabar yang mau memutuskan kontrak itu isu. Kita manajemen masih akan berjalan sesuai program," ujar Andry Mahyar manajer
PSMS Medan.
"Saya hanya berharap semangat dan konsentrasi pemain dan manajemen jangan dipecahkan dengan isu-isu murahan seperti ini. Kami sudah solid untuk memajukan dan menggairahkan sepak bola
Medan. Lantas kenada ada yang berkomentar demikian?" pungkasnya.