Apa Hanya Kustiono Seorang yang Mau, Atau.?

Apa Hanya Kustiono Seorang yang Mau, Atau.?

Jun 5, 2014 - 13:19
 0
Apa Hanya Kustiono Seorang yang Mau, Atau.?
ilustrasi tulisan
Pergantian pelatih PSMS Medan dari Kustiono ke Legirin sepertinya kurang memiliki euforia. Sama seperti peralihan kursi pelatih Pro Duta, Alfredo ke Ansyari Lubis. Terkesan biasa saja, atau biarkan saja dan mungkin akan sama saja hasilnya menjadi isi ungkapan hati.

Catatan Ringan, Abdi Panjaitan

Sangat berbeda ketika dulu, Freddy Muli yang tiba-tiba gemar ber-TST di Jalan Halat. Ini saja sudah memakan beberapa kolom halaman olahraga di koran Medan. Tapi kenapa persoalan masuknya Legirin seperti biasa saja. Apa yang berbeda, toh dia juga pelatih PSMS?

Senin sore lalu, kabar pemecatan ini sudah beredar. Eh, Kustiono dipecat PSMS Medan kembali, kali kedua setelah beberapa musim lalu. Di kalangan pengurus, apalagi  kawan-kawan media tertulis istilah; Kustiono out, Legirin in. Pertanyaannya, kenapa dia (Legirin) ? Sampai saat sekarang, ini menjadi pertanyaan mendasar. Apakah hasil buah rapat bersama jajaran pengurus atau hanya beberapa saja. Kemudian, sejauh mana alasan memilih Legirin, begitu cemerlangkah beliau? Atau hanya justru mencari pelatih yang sekadar cinta PSMS?

Luapan kegembiraan memang tak bisa ditutupi para pendukung PSMS Medan. Pasca mendengar didepaknya Kus-panggilan akrab Kustiono, hampir rata-rata mengekspresikannya lewat sebuah status di twitter. Ada yang menyambut positif dan ada juga yang mengatakan bakalan sama saja. Lagi, kenapa musti Legirin?

Pertama - Meninggalkan Warisan Krusial.

Saat didepak, Kustiono malah meninggalkan warisan yang krusial sekali. Berada di dasar klasemen grup I, menyisahkan enam pertandingan dan materi pemain yang pas-pasan adanya. Pelatih mana yang berani mengambil tongkat estafet seberat ini? Diminta sekadar bertahan dan hanya memiliki tiga partai kandang dan tiga laga tandang. Andaikan menang semua? Ya, andaikan juga PS Kwarta, Bintang Jaya dan Pro Duta mengalami hal serupa. Alamak, ini menjadi salah satu tanda-tanda selamat datang ke Liga Nusantara bagi PSMS. Tapi kita harus yakin. Marwah Ayam Kinantan akan diperjuangkan hingga titik darah penghabisan. Mampuhkan dia?

Kedua - PSMS Justru Klub  Pertama Legirin Sebagai Pelatih.

Sejatinya, siapa yang sudah mengenal sosok Legirin dipentas pelatih sepak bola profesional Indonesia? Pamor Suimin Diharja, Abdurahman Gurning, Suharto AD, Parlin Siagian masih nama yang mengglamor sangat familiar. Sedangkan dalam curiculum vitae (CV), Legirin hanya pernah tercatat sebagai asisten PSDS senior tahun 2004. Sisanya masih menjadi pelatih klub-klub amatir. Artinya, menukangi PSMS Medan adalah karir pertamanya sebagai head coach. Tepatkah keputusan menunjuknya menjadi allenatore Ayam Kinantan?

Ketiga - Apa Sumut Kehabisan Pelatih, atau..

Meskipun tak sehangat teh susu telur (TST) Freddy Muli, tapi soal Kustiono Out Legirin In tetap menjadi pembahasan menarik kami disini. Apa tidak ada alternatif lain? Begitulah kira-kira topiknya di warung kopi ini. Lalu siapa?

Suimin Diharja masih betah di menangani Persika Kerawang. Suharto AD masih tak ingin berkecimpung dalam sepak bola. Apalagi Parlin Siagian, sudah menyatakan tarik diri dari si kulit bundar. Abdurahman Gurning di Bintang Jaya Asahan. Edi Syahputra membawa tim Divisi Satu, PSGL Gayolues. Hayoo, siapa lagi yang mau dipilih. Eh, Amrustian kan masih ada. Hehehe.

Kami semua berpikir cepat, tapi belum juga menemukan nama. Bingung juga, mikir ato enggak; Kok pada mainkan Handphone. Hehehe. Tapi  apa mungkin Sumut sudah krisis pelatih? Waduh sedihnya jika itu benar-benar terjadi. Sepak bola yang remuk berlanjut ke pelatih. Tapi kita tidak boleh menganggap Legirin gak mampu.

Jika memang krisis pelatih benar-benar terjadi, dia memang pantas dicoba. Walaupun dengan resiko tinggi di klub sebesar PSMS. Eh tahee, apa coba yang mau diperbaiki.

Bener enggak sih, kita krisis pelatih, atau memang pelatih sekarang sedang kritis ke persoalan PSMS Medan. Mungkin, hehehe. Apa kita sedang membeli kucing dalam karung? Atau hanya memang seorang Legirin yang mau pelatih PSMS?

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow