Luis Pingsan Kena Lemparan Batu, BJ Tolak Lanjutkan Pertandingan

Luis Pingsan Kena Lemparan Batu, BJ Tolak Lanjutkan Pertandingan

Jun 5, 2014 - 11:07
 0
Luis Pingsan Kena Lemparan Batu, BJ Tolak Lanjutkan Pertandingan
Luis Irsandi terluka di Langsa
INSIDEN lemparan batu yang membuat pemain Bintang Jaya, Luis Irsandi tak sadarkan diri menjadi titik emosi yang membuat mereka memilih tidak melanjutkan pertandingan.

Kericuhan ini terjadi di kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia Grup I antara tuan rumah PSBL Langsa versus PS Bintang Jaya. Luis Irsandi, menderita luka serius di bagian kepala dimana awalnya laga yang berlangsung di Stadion Langsa itu berjalan normal. Kubu tuan rumah langsung tampil menekan dan mendapat sejumlah peluang emas yang masih bisa digagalkan pertahanan Bintang Jaya. Menit 40, striker Elang Biru Irwansayah berhasil membobol gawang Kijang Gunung yang dikawal Syahbani.

Tertinggal, anak-anak Asahan berupaya membalas meski suporter tuan rumah melempari para pemain dengan botol air mineral. Upaya tim asuhan pelatih Abdul Rahman Gurning menyamakan skor belum terwujud hingga berakhir babak pertama.

Kijang Gunung kembali meningkatkan serangan begitu babak kedua dimulai. Namun baru 10 menit berjalan, bek Bintang Jaya, Luis Irsandi, mengalami cedera di kepala akibat lemparan batu dari suporter PSBL. Akibat luka di kepala tersebut, Luis akhirnya tidak bisa melanjutkan pertandingan. Kejadian itu pun memicu emosi pemain Bintang Jaya yang mengajukan protes kepada wasit. Mereka tidak mau melanjutkan pertandingan jika situasi tidak kondusif.

Perang mulut antara wasit dan pemain Bintang Jaya pun terjadi. Sedangkan suporter PSBL terus melempari pemain tim tamu dengan batu dan botol air mineral. Kondisi ini membuat pertandingan terhenti lebih dari 30 menit. Setelah terjadi perundingan dan situasi mulai kondusif, akhirnya wasit meminta kubu Bintang Jaya melanjutkan pertandingan dengan durasi 30 menit. Namun kubu Bintang Jaya tetap menolak melanjutkan laga karena alasan keselamatan pemain.  Akhirnya para pemain Bintang Jaya secara bergantian diangkut dengan mobil antipeluru untuk menghindari amukan suporter PSBL.

"Saya terima keputusan wasit. Namun saya kecewa dengan pertandingan ini dan saya akan mengajukan protes ke Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Kami akan melengkapi bukti-bukti yang ada," ujar pelatih Bintang Jaya, Abdul Rahman Gurning. Meski menang, pelatih PSBL Anwar mengaku kecewa karena pemain Bintang Jaya tidak mau melanjutkan laga. "Sesama pemain tidak ada masalah, hanya saja suporter yang kurang bersahabat dengan pemain Bintang Jaya," jelas Anwar.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow