Bagus Pandawa Pernah Diminta Tinggalkan Futsal Karena Abang Meninggal

Bagus Pandawa Pernah Diminta Tinggalkan Futsal Karena Abang Meninggal

Oct 18, 2019 - 11:24
 0
Bagus Pandawa Pernah Diminta Tinggalkan Futsal Karena Abang Meninggal
Bagus Pandawa

FUTSALHITA, MEDAN - Bagus Pandawa nyaris tidak akan melanjutkan karirnya di dunia futsal. Itu terjadi ketika abangnya meninggal di usia muda (24). Sehingga Bagus langsung diminta sang ibu untuk memilih bekerja, supaya bisa membantu keluarga.

Namun sebelum abang meninggal, aktivitas Bagus Pandawa di futsal selalu mendapatkan dukungan penuh dari orangtua dan keluarga. Saat itu tidak ada sedikitpun terpikir bahwa akan diminta menepi dari lapangan. "Waktu abang saya meninggal, disitulah ibu bersikeras dan menyuruh saya untuk kerja. Abang sudah tidak ada lagi, jadi saya anak paling besar. Itu yang membuat ibu menyuruh buat kerja untuk bantu keluarga," kata Bagus Pandawa menceritakan kisahnya kepada futsalhita.

Dan pemain yang mengawali karirnya bersama Mulia FC ini tidak mau juga menolak permintaan sang ibu. Dan Bagus Pandawa pun berjuang dalam dua hal, futsal dan tanggungjawab kepada keluarga. Selama tujuh bulan, pemain kelahiran Medan ini tak mengenal lelah berbagi waktu. Hingga apa yang dikorbankannya dan diperjuangkan selama ini menemukan jalan.

Ya, Bagus Pandawa dipanggil oleh Bank Sumut Cabkor Medan yang berkompetisi di Liga Pro tahun ini. Meski diawal ibunya tak memberikan izin untuk seleksi inu, Bagus Pandawa akhirnya mendapat support penuh kembali dengan diperbolehkan. "Saya dipanggil seleksi oleh Bank Sumut Cabkor Medan dan alhamdulillah orangtua kembali memberikan izin hingga saya lolos," ucap Bagus Pandawa.

Bagi Bagus, momen terpenting dan berkesan adalah saat lolos dari 32 besar zona Sumatera digelaran Liga Futsal Nusantara. "Sejak SD saya sudah bermain dan mengenal olahraga futsal. Namun memperdalam ketika di SMP swasta Mulia Medan. Disitulah saya mulai mengenal dan mengikuti turnamen-turnamen futsal," bebernya. Bagus Pandawa juga mengingat sang pelatih Syahrial. Pelatih yang dipanggil onces ini adalah sosok yang paling banyak berjasa.

"Saat ini saya lolos seleksi berjalan di Bank Sumut Cabkor Medan. Dan itu belum cukup. Saya tetap kembali harus lebih kerja keras lagi. Hasilnya biar Allah yg menentukan. Jika memang menjadi rejeki, kepercayaan ini harus dibalas dengan memberikan yang terbaik untuk tim," Bagus Pandawa.

Selain memiliki harapan pribadi, Bagus yang berposisi sebagai flank ini juga memiliki keingin besar bagi futsal Sumut.

"Buat kalian yang suka futsal, kalau itu memang pilihan, jangan takut ambil resiko. Teruslah mencoba, kerja keras dan tidak meninggalkan ibadah. Segala sesuatunya saya serahkan pada Allah SWT, karena percaya bahwa tidak ada yang tidak mungkin dihadapan Allah. Tetap semangat di futsal hingga Sumut dipenuhi atlet yang mengharumkan nama Sumut," pungkas Bagus.


Nama : Bagus Pandawa

Usia : 21 tahun

Posisi : Flank

Klub : Mulia FC/Pamin FC/Satoe Atjeh

Lahir : Medan

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow