Begini Respon Pelatih PSMS Dengan Persaingan Wilayah Barat
Begini Respon Pelatih PSMS Dengan Persaingan Wilayah Barat
BOLAHITA, MEDAN - Dari awal, pelatih PSMS Medan Philep Hansen selalu menegaskan bahwa tidak ada lawan yang mudah di Liga 2 tahun 2020.
Malah, Philep Hansen justru melihat persaingan menjadi lebih tinggi. Selain akibat regulasi baru soal pemucak klasemen yang otomatis promosi, masuknya beberapa tim (degradasi) ke wilayah barat menjadi faktor.
Dua kontestan dari Liga 1 Semen Padang dan Badak Lampung FC yang terdegradasi ke kasta kedua, menambah persaingan klub-klub Wilayah Barat, termasuk skuat PSMS Medan. Begitu juga kehadiran
PSIM Yogyakarta yang berpindah dari Wilayah Timur ke Wilayah Barat. Kemudian ada lagi dua tim promosi AA Tiga Naga dan Persekat Tegal.
"Dari awal sudah saya sampaikan, semua tim di Wilayah Barat merata. Saya anggap lawan itu berat, bukan cuma PSIM saja. Termasuk Tiga Naga, PSPS Riau dan juga Cilegon yang katanya baru latihan," kata Philep Hansen.
"Karena semua tim, kalau melawan PSMS Medan, motivasinya pasti akan berlipat ganda. Jadi kita enggak perlu menganggap remeh, mau main di kandang maupun di luar kandang," ucap Philep Hansen.
Bergabung dengan tim-tim yang tangguh, Philep mengaku optimistis PSMS bisa bersaing dapatkan juara Wilayah Barat. Caranya, ia meminta pemain fokus sejak awal musim. Terutama wajib meraih kemenangan setiap laga kandang.
"Kita harus optimis juga bisa bersaing masuk ke papan atas klasemen. Makanya saya tekankan kepada pemain tidak ada memandang lawan mudah mau main di kandang maupun tandang. Sekarang yang saya pikirkan, bagaimana setiap laga itu dapat poin," Philep Hansen.
Sebagai informasi, kompetisi kasta kedua Indonesia tersebut dijadwalkan bergulir atau mulai kick-off pada Sabtu (14/3/2020) mendatang.
Pada laga perdana, PSMS dijadwalkan bentrok kontra tim yang baru saja promosi ke Liga 2 Tiga Naga, Minggu (15/3/2020) di Stadion Teladan Medan.
What's Your Reaction?