MEDAN, BOLAHITA - Pengurus Provinsi Persatuan Biliar Seluruh Indonesia (POBSI)
Sumut mematok target maksimal meloloskan semua atlet yang bertanding dalam ajang Porwil Sumatera di Bangka Belitung ke PON 2016 di Jawa Barat.
“Porwil Babel merupakan ajang yang dinanti-nanti, sebab POBSI
Sumut salah satu yang berjuang melalui KONI
Sumut untuk memasukkan cabang biliar di Porwil, walau belum semua divisi,” ujar Ketua Umum Pengprov POBSI Sumut, Salomo TR Pardede, baru-baru ini.
Hal itu disampaikan Salomo saat melepas atlet menuju Babel di Puslat POBSI
Sumut Jl Pattimura
Medan. Salomo didampingi pelatih Achmad Fadil Nasution dan Resa Rangkuti menambahkan, Porwil Babel hanya mempertandingkan nomor dari divisi pool.
Sedangkan dua divisi lagi, yakni snooker dan caroom digelar melalui Kejurnas yang sudah selesai digelar Oktober lalu di Cirebon. Khusus untuk divisi snooker dan caroom,
Sumut telah meloloskan empat atlet ke PON. Keempatnya adalah Marlando Sihombing dan Jaka Kurniawan Ginting (divisi snooker), Hot Maruli Simarmata dan Jonny Candra (divisi carom).
“Dengan masuknya cabor biliar di Porwil, diharapkan akan mampu mendongkrak perolehan medali kontingen Sumut. Selain itu, peluang biliar
Sumut memperoleh tiket PON melalui Porwil akan lebih terbuka, karena para atlet sudah mengetahui peta kekuatan biliar di Pulau Sumatera, di mana
Sumut termasuk yang diperhitungkan di Sumatera,” tambahnya.
Dijelaskan, dalam PON 2012, POBSI
Sumut meloloskan 8 atlet dan meraih satu medali perak dan satu perunggu. “Melalui Porwil ini, kita berharap meloloskan semua (tujuh) atlet ke PON, sehingga total akan ada 11 pebiliar
Sumut di PON,” pungkas Salomo.
Pelatih Biliar Sumut, Fadil Nasution, mengatakan di Porwil, tujuh pebiliar
Sumut akan mengikuti tujuh nomor divisi pool, yakni Jefri Zen (bola 10 dan 15), M Fadly (10, 15), Rudi Alfian Girsang (8, 9), Stanza Purba (9), Chandra Wijaya (8), Leonnie, dan Rini Nasution (8, 9, 10).
“Saat ini olahraga biliar
Sumut secara nasional berada di peringkat 4 sesuai prestasi tahun 2014.
Sumut berada di bawah DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Untuk di Pulau Sumatera, para pebiliar
Sumut masuk jajaran pebiliar papan atas,” jelas Fadil