Bulutangkis Sumut Persiapkan 16 Atlet Menuju Pra PON

Bulutangkis Sumut Persiapkan 16 Atlet Menuju Pra PON

Jul 30, 2019 - 15:14
 0
Bulutangkis Sumut Persiapkan 16 Atlet Menuju Pra PON
Ajang Porwil Sumatera merupakan tahapan seleksi atau prakualifikasi menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua
MEDAN - Pengurus provinsi (Pengprov) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sumatera Utara telah mengumumkan 100 persen atlet yang akan berlaga di Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera ke 10 tahun 2019 yang berlangsung di Bangka Belitung pada 3-9 November mendatang.

Ajang Porwil Sumatera merupakan tahapan seleksi atau prakualifikasi menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua. Total 100 persen atlet yang dipersiapkan total ada 16 pebulutangkis terbaik hasil penjaringan di kejuaraan daerah maupun nasional. Saat ini mereka menjalani pemusatan latihan di daerah maupun bersama klub.

Adapun para atlet yang masuk tim pelatda PBSI Sumut, tim putra diperkuat  Enzi Shafira, M Robby Darwis, Yufi Virgianda, Aldo Alfiansyah, Ari Kusuma, Arya Kesuma, Bobby Alfiero, Tedi Handoko. Sementara di sektor putri, Yulfira Barkah (pelatnas), Malikhatus Solekah, Lisa Anjeli, Nia Anggraini, Aldika Fanisha Geq, Tri Intan Syahfitri, Adelia Safrita Batubara, dan Sekar Dyah Ayu.

Tim pelatih Pra PON Sumut, Nurhayati didampingi anggota Humas Aldi Aulia Anwar menjelaskan saat ini seluruh atlet terus memantapkan persiapan melalui pelatda berjalan demi persiapan di Porwil.

"Persiapannya sudah maksimal sudah benar benar latihan sesuai dengan porsil latihan yang diberikan tim pelatih. Saat ini juga sudah memasuki tahapan 100 persen, terdiri dari delapan putra dan delapan putri," ucap Nurhayati saat ditemui di sesi latihan di GOR PBSI Sumut, jalan PBSI/Kenangan Baru, Deli Serdang, Selasa (30/7) sore.

Untuk intensitas latihan rutin dilaksanakan sejumlah delapan sesi tiap minggunya, mulai pagi dan sore hari. Meski sudah ditetapkan seratus persen atlet, Nurhayati menegaskan tim pelatih masih memberlakukan sistem promosi dan degradasi bila ada atlet yang cidera atau performa menurun selama mengikuti pelatda.

"Mungkin satu bulan sebelum hari H bahkan 2 Minggu sebelum hari H bisa kita evaluasi lagi. Kalau itu memang diperlukan andai ada atlet yang tidak siap atau cidera ya kita ganti," jelas Nurhayati.

Dari ke 16 atlet proses latihan masih dilakukan di sejumlah lokasi. Selain di PBSI Sumut, khusus atlet yang saat ini berada di luar Sumatera menjalani program latihan bersama klub dan di pelatnas. Seperti Yulfira sat ini masih berlatih di pelatnas. Kemudian Enzi Shafira dan Bobby di SGS PLN Bandung.

Kemudian Lisa dan Malikhatus di Jatim, Arya Kesuma Ari Kusuma di Bandung, serta Aldika di USM. "Di sini (daerah) ada 8 orang. Meski begitu, ini tidak menggangu program latihan anak - anak menuju Porwil karena mereka di sana juga latihan di klub masing - masing. Memang lebih bagus gabung latihan supaya biasa berduet," akui Nurhayati

Saat ini, materi program latihan sudah memasuki pemantapan teknik dan taktik. Sedangkan porsi latihan fisik dikurangi karena telah masuk ke Pra pertandingan. Terkait target di Porwil, Nurhayati mengaku bisa meloloskan semua atlet ke PON. Begitupun tim pelatih menargetkan minimal menyamai torehan Porwil 2015 di Bengkulu, yang kala itu menorehkan 6 emas. Apalagi provinsi seperti Riau juga menjadi saingan terberat di Porwil.

"Tahun 2015 di Porwil kita dapat enam emas. Tahun ini kita ditargetkan sama. Mudah - mudahan bisa lebih baik dari tahun sebelumnya. Karena Riau juga cukup kuat," yakin Nurhayati.

Cabang bulutangkis pada Porwil Sumatera X/2019 mempertandingkan tujuh nomor, diantaranya Beregu putra/putri, tunggal putra/ putri, ganda putra/ putri, dan campuran.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow