MEDAN, BOLAHITA - Tim catur
Sumatera Utara meraih hasil fantastis di hari kelima Pelaksanaan Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XV/2016, yang berlangsung di hotel Grand Savoy, Bandung. Tim catur kembali meyumbangkan 6 medali emas, 5 perak, dan 2 perunggu di nomor catur cepat putra/putri.
Tim catur putri menambah 5 emas, 4 perak, dan 2 perunggu. Kelima emas disumbangkan melalui, pasangan Roslinda Manurung – Nasip Parta Simanja (beregu tuna daksa), Lidya Yosephin Margareth ( tunggal TRW), pasangan Lidya Yosephin Margareth - Catrina Dewi Haloho (beregu TRW), Aisyah Wijayanti Putri (tunggal B2 B3), dan Aisyah Wijayanti Putri – Repnita (beregu B2 B3).
Perak melalui Roslinda Manurung (tunggal Tuna Daksa), Catrina Dewi Haloho (tunggal TRW), Repnita (tunggal B2 B3), dan pasangan Wilma Margaretha Sinaga- Yustina (beregu B1). Serta perunggu, Nasip Parta Simanja (tunggal Tuna Daksa).
Sedangkan tim putra 1 emas, dan 1 perak. Emas melalui Syahril Tanjung- Azhar Panjaitan- Edi Suwardi (beregu Tuna Daksa), dan perak dari Robert laila- Heriman Kemit- Ismayuddin Simangunsong (beregu B1). Sedangkan untuk medali nomor tunggal tuna daksa dan B1 putra hasilnya belum keluar.
Pelatih catur
Sumut Jones Hutagaol mengatakan, tambahan 6 emas adalah sesuai dengan target yang dicanangkan dari awal. Dirinya pun berkeyakinan, tambahan emas masih bisa diraih melalui nomor blind ches open putra/putri.
"Akhirnya 10 emas bisa kita bawa pulang. Ini berkat kerja keras atlet selama pelatda di daerah. Tentunya di nomor tersisa kita masih berharap emas bisa kembali diambil," ucapnya dengan syukur.
Dengan tambahan ini, maka catur
Sumut sudah mengumpulkan total 10 emas, 9 perak, 4 perunggu.