BOLAHITA - Pasca ditinggal pelatih Suharto AD sejak dua Minggu lalu, Bintang Jaya tidak mau terlalu lama mengosongkan posisi pelatih kepala. Meskipun belum berstatus resmi, mereka langsung mendatangkan M Khaidir untuk melanjutkan persiapan Divisi Utama tahun 1015.
"Memang, M Khaidir sudah disini (Bintang Jaya Asahan, red). Tapi status beliau masih mengisi kekosongan tempat yang ditinggal Suharto AD. Kami belum melakukan ikatan resmi dengan Khaidir," jawab Erwis Fauzan Lubis ketua umum Bintang Jaya. Dia mengaku pihaknya masih menunggu kejelasan soal Suharto AD yang kini dipinang
PSMS Medan.
"Kami menunggu kejelasan dari
PSMS soal Suharto. Seperti yang kami sampaikan sebelumnya, bahwa Bintang Jaya legowo soal ditariknya Suharto ke
Medan. Tapi ada beberapa kewajiban kami lalu yang dikembalikannya ke kami. Jika memang urusan dengan
PSMS sudah selesai, kemungkinan pilihan ke Khaidir memang sangat kuat," sambungnya.
Suharto AD sendiri baru saja resmi menjadi pelatih di
PSMS Medan. Parlin Siagian sebagai penanggungjawab pembentukan tim mengatakan kepastian Suharto di tim berjuluk Ayam Kinantan. Bersama Edy Syahputra, hari Senin (20/4) sudah memulai pemusatan latihan di lapangan Kodam, Jalan Gatot Subroto
Medan.
"Usai uji coba Sabtu (18/4) kemarin, Suharto AD sudah dipilih menjadi pelatih PSMS. Persoalan dengan Bintang Jaya adalah daerahnya manajemen," beber Parlin.