Diperkirakan, pertemuan antara Indra Sakti Harahap dan Benny Sihotang di gedung KONI
Medan berakhir dengan deadlock. Selain terpancar dari raut wajah usai pertemuan, Dzulhifzi Lubis (Opung, Red) memastikan bahwa hari ini keduanya bertemu Wali Kota
Medan Drs Rahudman Harahap.
"Pada hakikatnya kedua kubu sepakat
PSMS satu. Tentang
PSMS satu ini kita masih meminta arahan dan petunjuk beliau (wali kota)," beber Opung. Kenapa harus bertemu Rahudman? Apakah tidak ada titik terang dalam pertemuan tadi?
Opung tidak mau merinci seperti apa penjelasan detail hasil pembicaraan duo Ketum
PSMS itu di dalam ruang kerjanya.
"Kita kejar waktunya besok. Yang jelas kita tidak mau berlama-lama. Mekanismenya seperti apa- apa tidak ada kita bahas. Jadi hanya dialognya, tidak ada yang minta syarat. Kedua-duanya legowo. Kalau laga argumenkan itu biasa," bilangnya.
Selain itu juga tidak ada poin-poin detail kesepakatan yang dihasilkan. Seperti siapa yang mau legowo meninggalkan posisi ketua umum dan sebagainya.
"Tidak ada poin-poin. Intinya mereka sepakat bersatu dan besok akan meminta arahan Pak Wali. Mekanismenya akan dibahas selanjutnya," tambahnya.
Memang jika melihat keputusan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI 17 Maret lalu,
PSMS Indra Sakti Harahap cukup diuntungkan. Karena dari awal telah berkompetisi di Divisi Utama PT Liga Indonesia.
Sementara
PSMS Benny Sihotang yang sempat mendaftar ke PT Liga Indonesia malah tidak di lolos verifikasi. (
Bolahita)