Indra Sakti tak Pernah Bisa Dihubungi

Indra Sakti tak Pernah Bisa Dihubungi

Indra Sakti tak Pernah Bisa Dihubungi
ilustrasi foto
JIKA Indra Sakti Harahap benar-benar sosok yang sportif, ia pasti membuka komunikasi dengan tim soal menghadiri panggilan sidang Komisi Disiplin. Seperti apa yang selalu disampaikan, ketika pemain mempertanyakan gajinya; "selalu ada solusi dek, enggak ada masalah yang enggak bisa diselesaikan".<div><br></div><div>Namun sayangnya, ketua umum PSMS Medan ini seakan menghilang. Berbeda ucapan dengan kelakuan. Pelatih Suharto AD tak bisa menghitung sudah berapa kali menelepon dan mengirimkan SMS.</div><div><br></div><div>"Kami mengerti keinginan Komdis PSSI dalam hal ini dan antusias membeberkan semua kebenaran. Tapi sebaliknya juga harus mengerti kondisi disini. Kami dipanggil dengan atas nama PSMS. Tapi ketua umumnya sendiri enggak bisa dihubungi," bilang Suharto AD kemarin sembari mengaku belum menerima undangan pemanggilan tersebut.</div><div><br></div><div>Jika melihat sikap Indra Sakti Harahap, kemungkinan kali kedua gagal mengikuti sidang Komdis terjadi kembali. Tertunda sudah pasti membuat sisa dana subsidi Rp200 Juta tidak akan turun dari PT. LI kepada tim. </div><div><br></div><div>"Kan situasinya sudah sangat jelas, dimana kami antusias berangkat ke Jakarta. Tapi Indra Sakti tidak bisa kami hubungi. Jadi inikan soal niat saja. Kalau memang ketum mau menyelesaikan utang, ya dia harus pro aktif. Jangan matikan handphone," kesal Suharto.</div><div><br></div><div>Sejatinya tim tidak ingin disalahkan atas keberangkatan ini. Karena pemain, pelatih dan official ingin membeberkan semua yang mereka alami. Mulai dari gaji, percobaan pengaturan skor hingga ucapan Indra Sakti Harahap menjelang keberangkatan tandang ke Persih dan Persisko lalu. Tidak apa-apa kalah, yang penting asal berangkat saja. Itulah yang dikatakan kepada Hardiantono dkk melalui telepon yang diloadspeakerkan.</div><div><br></div><div>"Kami juga akan menggelar pertemuan dengan pemain dan manajemen tersisa soal keberangkatan ini. Apakah dengan surat penyataan, atau seperti apa nantinya, harus ada solusi terbaik. Mengharapkan Indra Sakti seperti pungguk merindukan bulan. Kami menghormati PSSI sebagai lembaga yang melindungi," pungkas Suharto. </div><div><br></div><div>Indra Sakti sendiri cukup sulit untuk dikonfirmasi terkait persoalan PSMS. Nomor handphone yang sering digunakannya sudah tidak aktif. (Bolahita)</div>