BOLAHITA - Pasca memenangkan jabatan wakil ketua umum dan menemukan 7 anggota Exco Sumut, klub Liga Nusantara Sumut langsung menyampaikan harapannya kepada Erwis Fauza Lubis. Selain sistem Liga Nusantara 2015, perhatian program pembinaan yang merata ke tiap daerah menjadi salah satu keinginan terbesar yang disuarakan.
"Kita maunya kepada yang sudah terpilih, termasuk Exco PSSI
Sumut langsung bekerja. Keinginan kami di daerah adalah mendapatkan perhatian yang sama. Karena itulah indahnya sepak bola. Tidak ada perbedaan kultur ataupun warna. Perhatikan kami-kami yang di daerah," ujar Eben Siregar pelatih Victory Dairi.
Selain itu, dia juga meminta Asprov PSSI
Sumut mampu memutar Liga Nusantara dengan positif. "Artinya kan sudah mendapat pengalaman pertama di tahun lalu. Bahwa banyak kontestan yang tidak setuju dengan format grup. Maunya semua klub home turnamen. Semoga ini menjadi pertimbangan, demi kebaikan semua kontestan di Sumut," harap Eben.
Musim lalu, Liga Nusantara di
Sumut terbagi dalam 5 grup. Victory Dairi sendiri bergabung di grup D bersama Perstu Tapanuli Utara, Humbang Humbahas, Perstobasa Toba Samosir, Siborong-borong, Sidikalang FC dan Pakpak Bharat.
"Setidaknya untuk yang di luar Dairi, kami harus mengeluarkan dana sekitar Rp5juta dan itu ada 4 laga away. Tak mendapatkan bantuan membuat kami sudah ngos-ngosan dengan pengeluaran ini. Belum lagi kalau ikut di kompetisi Soeratin atau Medco (U15). Jika nanti Liga Nusantara 2015 home turnamen, kami pikir klub-klub akan terbantu," pungkasnya