Ini Saran Ansyari Lubis Saat Indonesia Melawan Fhilipina
Ini Saran Ansyari Lubis Saat Indonesia Melawan Fhilipina
Kurang solidnya empat pemain bertahan saat melawan Thailand (19/11/2016) lalu menjadi kenyataan. "Yang saya prediksi sebelumnya, bahwa pemain di sektor pertahanan kita belum berpengalaman. Gol yang bersarang ke gawang kita akibat kesalahan sendiri. Pertandingan pertama kemarin menjadi pengalaman penting buat pemain bertahan kita," kata Ansyari Lubis kepada JUARA.net.
Makanya Ansyari menyarankan agar mampu meminimalisir keselahan, dengan peran gelandang jangkar yang mampu membaca pergerakan lawan. "Dengan pemain pemain bertahan kita yang demikian, ada baiknya gelandang jangkar yang dipercayakan nanti cepat membantu pemain bawah. Menutup celah kosong yang ditinggal," sebutnya kepada JUARA.net.
Memang dari awal, Uwak - panggilan akrab Ansyari Lubis lebih condong memilih duet Stefano Lilipaly bersama Evan Dimas di sektor gelandang. "Karena dengan demikian, Saya pikir ketika mereka dipasangkan (Stefano Lilipaly dan Evan Dimas, red) dimainkan, distribusi bola pasti akan lebih banyak ke depan. Ini akan membuat kita menekan lawan. Tapi memang di tim kita saat ini belum ada yang mampu menjadi pengatur tempo serangan," bilangnya.
Ansyari Lubis memang tengah menaruh harapan besar kepada sosok Evan Dimas. Begitu juga dengan pemain naturalisasi yang didatangkan dari Liga Belanda. "Tahun inilah waktunya Evan Dimas harus membuktikan, bahwa dia pemain muda terbaik di Indonesia. Kemudian ada Lilipaly yang level bermainnya sudah Eropa. Dia harus bisa menjadi pemain penting dan membantu timnas," pungkasnya.
What's Your Reaction?