BOLAHITA, DENPASAR - KONI Bali sampai saat ini belum menerima Surat Keputusan (SK) Kepengurusan baru sekitar 8 cabang olahraga (cabor) baik cabor prestasi maupun cabor fungsional, yang sudah melakukan Musyarawah Provinsi (Musprov) atau belum.
“Memang ada cabor yang sudah melakukan pemilihan Ketuanya seperti Pengprov IPSI Bali, namun 7 cabor lainnya belum melakukan pemilihan ketua melalui musprov seperti Pengprov PBI (boling), Perbasasi (baseball dan softball), Bapomi, PGSI (gulat), PIO, PP KORI dan IMI Bali." kata Sekretaris Umum KONI Bali IGN. Oka Darmawan di KONI Bali, Senin (28/9/2020).
Hanya saja lanjutnya, seperti IPSI Bali memang sudah diketahui Ketuanya namun sampai saat ini masih belum memberikan surat SK kepengurusan barunya. Sedangkan untuk lainnya hanya Perbasasi saja yang memastikan merencanakan melakukan Muprov pada Oktober nanti.
“Kalau untuk cabor lainnya seperti IMI Bali yang habis masa kepengurusannya pada Maret lalu di tahun ini juga PGSI yang juga Maret lalu habis belum melakukan musprov. Sedangkan untuk PBI masa berakhir kepengurusannya tahun lalu. Sementara PIO dan PP KORI juga sudah habis masa bakti kepengurusannya,†tambah pria yang juga Ketua Umum Pengprov Perbasi itu.
Menyikapi itu semua khususnya cabor yang belum melakukan musprov diingatkan Oka Darmawan agar segera melakukan musprov dan membentuk kepengurusan baru karena legalitas tersebut sangat penting dan bidang organisasi yang harus terdepan dalam menyiapkan musprov.
“Legalitas itu penting bagi cabor karena ini berkaitan dengan kegiatan, pembinaan dan bantuan yang harus dilakukan atau diterima. Jika kepengurusan berhenti maka akan sulit untuk bisa memperoleh fasilitas-fasilitas tersebut,†tegas Oka Darmawan.
Dirinya juga menjelaskan jika sudah 6 bulan setelah kepengurusan cabor berakhir apakah meminta perpanjangan kepengurusan atau tidak maka KONI Bali bakal mengambil alih untuk gelaran musprov.