MEDAN, BOLAHITA - Plt Ketua Umum KONI
Medan Drs Eddy H Sibarani melepas atlet senam dan panahan asal Kota
Medan yang akan bergabung bersama kontingen Sumut, di ajang Kejurnas/Pra PON. Dia berharap seluruh atlet binaan itu bisa lolos ke PON 2016 yang digelar di Jawa Barat.
"Pra PON agenda yang hanya dilakukan empat tahun sekali. Karena itu, lakukan yang terbaik dan jangan terbebani supaya bisa lolos," ungkap Eddy dalam acara pelepasan di Kantor KONI
Medan, Jumat (23/10).
Senam, jelas Eddy, termasuk salah satu Cabor menjanjikan dan dari dulu selalu memberikan kontribusi medali untuk Sumut. Dan dia percaya, senam bisa meraih prestasi terbaik karena dari beberapa kegiatan senam selalu meraih medali, terakhir Popnas dan PON Remaja. "Karenanya sudah sepatutnya kita apresiasi dan wajar senam mendapat perhatian lebih," tegas Eddy.
Kepada atlet ia meminta tetap semangat. Bukan tidak mungkin, dengan motivasi yang tinggi, akan memberi kejutan di pertandingan besar seperti Pra PON. "Jaga kondisi, tetap semangat dan ikuti arahan pelatih," pesan Plt Ketua Umum KONI
Medan.
Untuk panahan, Eddy tak berharap banyak karena kepengurusan, Perpani
Medan baru terbentuk. Ia bersyukur dari
Medan masih ada dua atlet yang mewakili Sumut.
Pelatih Senam Safrizal SSos menyampaikan, dalam tim
Sumut ada enam atlet yang semuanya dari
Medan, ditemani tiga pelatih. Keenam atlet tersebut adalah Imam Aulia F Hutagalung, All Sendra D Sinambela, Nurdianstah, Regina Gita Valentine, Thasya Selvia Valentine dan Vanny Vruyanti Valentine, dengan pelatih Safrizal SSos, Pondang P Sinambela dan Lusiana Sitanggang. Mereka akan berlaga di Bandung 28 Oktober sampai 5 November.
Sementara, Ketua Pengkot Perpani
Medan Fadillah Hutri mengatakan, dari enam atlet
Sumut yang berangkat ke Pra PON, dua diantaranya dari
Medan yakni Lisa Amira Nasution dan Irna Alisa Nasution. Keduanya akan bertanding di nomor ronde nasional. Pra PON Panahan berlangsung di Senayan, Jakarta, 22 November sampai 1 Desember.