Kompetisi Usai, Grup I Masih Menyisahkan Hutang
Kompetisi Usai, Grup I Masih Menyisahkan Hutang
Kita mulai dari Persiraja Banda Aceh yang kini justru terhutang sebesar Rp1,5 Miliar kepada pemain dan pihak ketiga. Lalu kabar sedikit yang mulai membaik mengalir dari PSPS Pekanbaru yang sudah mulai menyicil sebanyak 1 bulan gaji. "Sudah dibayar satu bulan gaji dulu dan ini membuat anak-anak siap bertanding di babak 16 besar nanti," ujar Philip Hansen pelatih PSPS.
Dampak krisis financial juga melanda PSAP Sigli. Pelatih M Khaidir mengaku belum menerima gaji dari manajemen PSAP Sigli, selama kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia yang digulir sejak bulan April 2014, yang lalu.
Bahkan sejak pertandingan melawan PSBL Langsa lalu, M Khaidir pun sudah di non aktifkan. Tanpa gaji, tim berjuluk Aneuk nanggroe sudah tidak pernah lagi melakukan latihan menjelang kompetisi. Lantas bagaimana dengan PSMS Medan?
Beruntung tim ini dikabarkan mendapatkan sokongan dari PSSI. Pengeluaran tim berjuluk Ayam Kinantan ini dibiayai oleh lembaga tertinggi sepak bola, plus berbekal sisa uang PSMS dan subsidi. Dan tim ini juga belum membayarkan hutang ketika PSMS tampil di ISL, Divisi Utama dua musim lalu dan faktanya masih saja diperbolehkan berkompetisi.
What's Your Reaction?