BOLAHITA, MEDAN - Diperbaikinya lapangan Stadion Teladan bisa menjadi ancaman bagi
PSMS Medan.
Meski disatu sisi menjadi kabar baik, namun jika Liga mulai jalan di bulan Juli,
PSMS Medan terancam tak dapat menggunakannya sebagai homebase di Liga 2 2021.
Dan proses perbaikan lapangan Stadion Teladan ini tidak diketahui
PSMS Medan yang notabene mendaftarkannya sebagai venue di kompetisi.
Sekretaris klub PSMS, Julius Raja mengaku sudah meninjau Stadion Teladan, Kamis tanggal 29 April lalu. Hasilnya, dia kecewa karena kondisi Stadion Teladan itu sangat memprihatinkan. Lapangan tengah terkesan diperbaiki, tapi dikerjakan tak maksimal.
“Rumput lapangan sudah dicabuti. Dicabuti juga tidak seluruhnya, sehingga terkesan tidak serius. Saat saya meninjau kemarin, baru setengah lapangan yang dicabuti. Setengahnya masih dibiarkan,†ujar Julius Raja.
Pria yang akrab dipanggil King ini menegaskan, proses perbaikan tersebut sangat lambat. Sebab, hanya beberapa orang yang bekerja. Pihaknya memprediksi Stadion Teladan tidak akan siap digunakan saat Liga 2 mulai bergulir Juli mendatang.
“Melihat proses pengerjaanya, kita pesimis Stadion Teladan bisa dipergunakan pada Liga 2 musim ini. Perbaikan itu minimal bisa rampung akhir tahun ini, karena pengerjaannya sangat lambat,†tegasnya.
Lantas
PSMS akan menggunakan stadion mana? King menyebutkan hingga kini
format Liga 2 belum ditentukan. Jika menggunakkan sistem kandang tandang seperti biasa, maka
PSMS akan mengungsi ke kota tetangga.
“Kalau masih menggunakan kompetisi penuh, maka kita terpaksa pindah dari
Medan. Kita akan lihat bagaimana kondisi Stadion Baharuddin Siregar Lubukpakam, atau lainnya,†sebutnya.
Jika menggunakan format home tournament,
PSMS dipastikan tidak akan mengajukan diri sebagai tuan rumah. Sebab, Teladan sebagai stadion termegah di
Sumatera Utara tidak bisa digunakan.
“Kalau menggunakan sistem home tournament, kita juga tidak bisa mengajukan tuan rumah. Sekarang kita pasrah saja,†Julius Raja.
King mengakui mendapat bocoran bahwa kompetisi Liga 2 akan dipusatkan di Jawa Timur. Meski begitu, dia tetap menyesalkan kondisi stadion Teladan tersebut.
Pasalnya, tidak bisa dipergunakan untuk latihan malam hari.
“Kalau menggunakan home tournament, pasti akan ada laga digelar malam hari. Sekarang kita tidak bisa melakukan adaptasi di
Medan, karena Teladan tidak bisa digunakan,†pungkasnya.