BOLAHITA - Mengasah karakter tim menuju Divisi Utama nanti, Sabtu (9/5) sore uji coba lanjutan PSMS Medan kembali dilakoni. Kini giliran PS TGM yang menjadi lawan tanding Faisal Azmi dkk di Stadion Teladan.
Dalam partai itu,Suharto AD menginginkan perbaikan penampilan saat mengalahkan Deli Putra dengan skor 4-2 lalu. "Evaluasi kita di uji coba sebelumnya sangat jelas. Kemenangan dari Deli Putra bukan terpenting, tapi performa mereka (pemain, red) yang menurun terlihat jelas. Pemain tak mampu menjalankan karakter tim, press dan cover kepada lawan. Di game ini (lawan TGM, red), pemain harus memperbaikinya," tegas Suharto kepada wartawan di Mes Makodam usai memimpin latihan pagi kemarin.
Pressure tinggi kepada lawan menjadi kewajiban yang dibebankan Suharto kepada pemainnya. Karena menurutnya itu yang akan menjadi gaya permainan
PSMS di kompetisi sesungguhnya. "Dalam setiap sesi latihan itu sudah kami tekankan, itulah karakter kita. Pemain harus sudah membiasakan itu mulai dari uji coba," harap Suharto. Menghadapi TGM, skuat Ayam Kinantan juga memiliki pekerjaan yang sama saat mengalahkan Deli Putra. Tambun Naibaho ddk diharapkan memainkan sepak bola menyerang.
"Program latihan kita sekarang sudah memasuki attacking. Makanya ini juga menjadi salah satu poin penting yang harus dilakukan pemain saat melawan TGM," kata Suharto. Masalah transisi juga akan difokuskan. Menurut pelatih berkepala plontos ini hal tersebut masih perlu ditingkatkan. Apalagi penampilan dalam uji coba melawan PS Deli Putra lalu,
PSMS belum bisa mempertahankan penampilan yang stabil.
Sementara itu manajer tim Andry Mahyar tetap menghimbau para suporter dan fans fanatik
PSMS tetap mengalirkan dukungannya ke Stadion Teladan. "Dengan adanya interaksi dukungan di lapangan akan menguatkan persatuan dan kesatuan kemajuan
PSMS Medan," pungkasnya.