BOLAHITA, MEDAN - Manajemen
PSMS Medan, melalui manajer, Mulyadi Simatupang mengaku masih menunda rencana mendatangkan empat pemain barunya.
Empat pemain baru ini adalah rencana sebelumnya, yang terdiri dari dua pemain naturalisasi dan dua pemain lokal. Empat Pemain ini nantinya memenuhi slot pemain menghadapi kompetisi Liga 2.
Kembali ditundanya Liga 1 dan 2 tentu menjadi satu faktor tak langsung mendatangkan empat pemain terakhir PSMS. Apalagi kalau kompetisi akhirnya bisa jalan di Agustus.
"Saat ini kita memang berencana mendatangkan pemain baru yakni dua naturalisasi. Secara lisan sudah deal bahkan sudah persiapkan DP begitu juga dua pemain lokal," ujar Mulyadi Simatupang.
"Tapi begitu kita mau mengimplementasikannya kita mendengar kalau liga 1 dan Liga 2 ditunda. Karena memang budgetnya lumayan, sebagai manajemen kita stop dulu," ucap Mulyadi Simatupang saat memberikan keterangan usai menyaksikan ujicoba timnya kontra PS Kwarta, Jumat (2/7/2021) sore.
Apalagi kata Mulyadi Simatupang, sejauh ini pihaknya belum mendapatkan kepastian terkait penundaan liga yang dimaksud.
"Karena bagaimanapun kita juga akan berfikir ulang, sejauh mana ditunda dan sampai kapan belum ada kepastian. Tetapi saya sampaikan kepada pemain sebelum adanya surat resmi dari PSSI yang kita terima, maka kita tetap memutuskan berlatih seperti biasa, profesional sesuai kontrak yang ditandatangani," Mulyadi Simatupang.
Terkait resiko berpindah klubnya pemain incaran, mengingat keputusan pending yang diambil, Mulyadi tak menampiknya.
"Ini resiko. Tetapi pemain yang akan datang akan dibatasi. Artinya belum dilaksanakan, pendinglah. Karena ada unsur gambling, kalau kita ambil liga gak jalan tapi gak diambil mereka akan ke klub lain, itu resiko sambil menanti putusan yang jelas," pungkasnya.