DI PARTAI final (10/10) cabang olah raga tinju gelaran Porkot V
Medan di Belawan,
Medan Kota dan
Medan Amplas meloloskan dua petinjunya.<div><br></div><div>Mereka adalah Pahala Alberto Sihombing, Rico Lubis (
Medan Kota) dan Rejeki Hutagaol, Indri German Hutagaol (
Medan Amplas). </div><div><br></div><div>Di kelas 49 kg, Rejeki Hutagaol akan bertemu dengan Anggi Siregar (
Medan Timur). Sedangkan Pahala Alberto Sihombing akan berhadapan dengan Wahyudi (
Medan Belawan) di kelas 52 kg. </div><div><br></div><div>Kemudian Indri German Hutagaol yang di kelas 56 kg bertemu Donny Palestina (
Medan Sunggal) dan kemudian Rico Lubis dengan Yopie (
Medan Sunggal) untuk kelas 64 kg. </div><div><br></div><div>"Di partai final inilah pembuktian kualitas empat petinju yang saya tangani ini. Mereka harus mampu menunjukan bahwa mereka latihan secara rutin," ujar </div><div>Saut F J Naibaho S.Pd pelatih dari Pahala Alberto Sihombing, Rico Lubis (
Medan Kota) dan Rejeki Hutagaol, Indri German Hutagaol (
Medan Amplas). </div><div> </div><div>Pak Baho, panggilan akrab Saut Naibaho ini mengaku walaupun Porkot ini hanya pertandingan antar kecamatan, bukan berarti melupakan kualitas. </div><div><br></div><div>"Kualitas seorang petinju akan terlihat saat tampil di atas ring, baik fisik, teknik, dan mental. Kami memang latihan teratur, walau kadang tempat latihan nya beda beda tempat," pungkas Pak Baho yang juga pengajar di SD St Antonius VI.</div>