Medan Dominasi Medali Angkat Berat Porwilsu

Medan Dominasi Medali Angkat Berat Porwilsu

Medan Dominasi Medali Angkat Berat Porwilsu
Kontingen Kota Medan mendominasi perolehan medali cabang olahraga angkat berat  Pekan Olahraga Wilayah Sumatera Utara (Porwilsu) Wilayah I
Kontingen Kota Medan mendominasi perolehan medali cabang olahraga angkat berat  Pekan Olahraga Wilayah Sumatera Utara (Porwilsu) Wilayah I yang berlangsung di Gedung Olah Raga (GOR) Asber Nasution Kota Tebingtinggi, Sabtu (10/5).

Dari empat belas medali emas yang diperebutkan, 12 diantaranya berhasil diraih atlet Kota Medan. Perolehan medali untuk atlet putri masing-masing oleh Meissy yang turun di kelas 47 kg, Lui Gita Susilo (57 kg),Artha Manullang (63Kg), Maria Magdalena (84 kg).

Sementara atlet putra yang berhasil meraih medali emas antara lain, Juventinus Gulo (59kg), Saradodo (66kg), Arfio J Simanjuntak (74kg),Febrison H (83kg), William Waruwu (93kg), Suryadi (105 kg), M Ali Hamzah (120kg), M Fauzi Rizki (120kg+), serta Andrian Manurung (74kg) yang meraih medali perak. 

Sedangkan dua medali emas yang berhasil diperoleh tuan rumah masing-masing melalui kelas 52 kg putri oleh, Isna Liza dan Isma Alfani yang turun pada kelas 72 kg.

"Kita berhasil mendominasi peraihan medali dari cabor PABBSI hingga saat ini.Sekarang saja kita sudah erhasil mengantongi 15 medali emas ditambah dengan perolehan cabang angkat besi kemarin" kata Ketua Panitia Kontingen Porwil Medan, Julius Raja SE yang didampingi,Drs Budi Indra Syahdewa MEd Adm yang turut hadir memberi motivasi kepada atlet. 

Sedangkan Koordinator cabor angkat berat, Lilik Kurniadi merasa cukup puas dengan pencapaian atletnya. Sebab, secara target dikatakannya, PABBSI Kota medan telah melampaui target yang dipatokkan. "Sebelumnya kita hanya mematok 12 medali untuk pencapaian Porwilsu ini. Sementara besok (hari ini -red) kita masih memiliki peluang untuk menambah medali lewat binaraga,"pungkas Lilik.

Menurut rencana cabor binaraga berlangsung, Minggu (11/5) pagi ini, di lokasi yang sama. GOR Asber Nasution Tebingtinggi.