Sumut Siap Tuan Rumah PON 2020

Sumut Siap Tuan Rumah PON 2020

Sumut  Siap Tuan Rumah PON 2020
Wushu yang berhasil menjadi juara umum di PON Riau<br>
Sumatera Utara mengaku siap menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 mendatang dan bersaing dengan Bali, Aceh dan Sulawesi Selatan yang juga telah mengajukan pencalonan diri. Kesiapanya diyakini setelah Sumut mengklaim telah mendapatkan dukungan 10 provinsi.<br><br>"Kita siap untuk menjadi tuan rumah PON 2020. Kita sudah mendapatkan dukungan dari 10 provinsi se-Sumatera. Itu merupakan hasil keputusan pada pertemuan KONI se-Sumatera di Batam, beberapa waktu lalu," ujar Ketua KONI Sumut H Gus Irawan Pasaribu.<br><br>Gus mengatakan, provinsi lain tidak perlu ragu dengan kemampuan Sumut menjadi tuan rumah PON. Pasalnya, provinsi dengan ibukota Medan tersebut pernah menjadi tuan rumah PON pada ahun 1953 lalu. "Kita sudah pernah menjadi tuan rumah PON pada 1953 lalu, jadi jangan diragukan lagi. PON di Sumut akan lebih baik dari PON sebelumnya," jelasnya.<br><br>Gus menambahkan, pihaknya telah melakukan pembicaraan dengan DPRD Sumut dan Pemprovsu terkait keinginan tuan rumah PON 2020 tersebut dan mendapat respon positif.<br><br>"Peluang kita untuk menjadi tuan rumah PON 2020 sangat besar, kita sudah mempersiapkan diri sejak dua tahun lalu," tambahnya. Menjadi tuan rumah PON memiliki beberapa keuntungan. Selain sarana olahraga yang akan dibangun, pendapatan masyarakat selama PON tersebut juga akan meningkat. <br><br>"Artinya, selain bagus untuk olahraga, juga bagus untuk perekonomian. Karena itu, kita ingin menjadi tuan ruman PON 2020 mendatang," kata mantan Dirut Bank Sumut tersebut. Pria yang berniat maju pada Pilgubsu 2013 ini menambahkan, Sumut sebenarnya memiliki potensi dalam olahraga, namun tidak di dukung dengan sarana yang baik. Contoh, Stadion Teladan yang dibangun pada tahun 1953 tersebut tidak layak lagi untuk pertandingan nasional. <br><br>"Padahal, dulu Sumut dikenal dengan gudangnya pemain sepakbola, tapi karena sarana tidak memadai, perkembangan olahraga pun terhenti," pungkasnya. (bolahita)<br>