PT. PeSeMeS yang
dibentuk Syukri Wardi dalam permasalahan. Perusahaan terbatas yang
membawa nama
PSMS Medan tersebut tak diakui oleh klub-klub pemilik.
Pertanyaan
soal saham, tentang lahirnya pemegang saham hingga munculnya PT.
PSMS
yang sudah ada sebelumnya muncul dalam pertemuan 10 klub di Hotel
Daksina Senin (3/2) sore.
"Setahu
saja legal standing
PSMS yang sah itu ada di 2008 dengan menggunakan
PT. PSMS. Dan itu sudah didaftarkan ke FIFA dan AFC. Makanya tahun 2008
PSMS bisa mengikuti AFC Cup," beber Wendry yang juga hadiri dalam
pertemuan tersebut.
"Lalu
kenapa tiba-tiba ada muncul PT. PeSeMeS lagi? Dan pemegang sahamnya
bukan 40 klub. Yang pasti klub pemilik tidak pernah memberikan mandat
pembentukan PT PeSeMeS tersebut," tegas Wenry kembali.
Persoalan
pembentukan PT. PeSeMeS yang dianggap ilegal ini pun akan dilaporkan ke
PSSI. "Bisa saja persoalan ini kita beritahu ke PSSI. Apa dalam saham
pemegang PT PeSeMeS itu apa benar-benar ada uangnya? Seperti Saktiawan
atau Edi yang menanamkan uang ke pt itu," tanya Dolly owner klub
Padanglawas.