BOLAHITA.COM - Memperbaiki pembinaan demi melahirkan prestasi bulutangkis di
Sumatera Utara, PBSI
Sumatera Utara berencana membangun gedung olah raga berkapasitas 28 lapangan. <div><br></div><div>PB PBSI telah memberi kepercayaan kepada
Sumut untuk menjadi pelaksana pelatnas desentralisasi wilayah barat. Rencana pembangunan gedung olah raga ini pun sudah disampaikan ke PB PBSI. "Sambil berjalan nanti, kami juga </div><div><br></div><div>berencana membangun gedung olah raga baru dengan kapasitas 28 lapangan bulu tangkis. Niat ini juga sudah kami sampaikan kepada PB PBSI, yang nantinya akan kita beri nama Indonesia Akademi Badiminton Training Center," kata Johannes IW, Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI)
Sumatera Utara.</div><div><br></div><div>Memang sebelumnya wakil ketua, M. Fuad Basya mengatakan PB PBSI telah menunjuk tiga daerah sebagai pelaksana Pelatnas desentralisasi, yakni
Sumatera Utara, Kalimantan Timur dan Sulawesi Utara. </div><div><br></div><div>"Sumut akan menjadi pelaksana pelatnas desentralisasi wilayah barat, Kaltim wilayah tengah dan
Sumut wilayah timur," katanya saat pembukaan Djarum Sirkuit Nasional (Sirnas) yang digelar di
Medan, 9-14 September 2013 lalu.</div><div><br></div><div>Proses menjadi pelaksana Pelatnas Desentralisasi saat ini sedang berjalan. Namun masih ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi oleh masing-masing daerah. </div><div><br></div><div>"Misalnya PBSI
Sumut telah melakukan kordinasi dengan Pemprov
Sumut untuk memohon perluasan lahan sebagai pusat pelatihan di Kompleks GOR PBSI Sumut," katanya.</div>