BOLAHITA, MEDAN - Sukses diraih atlet
Medan yang tergabung dalam Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PERKEMI) Kota
Medan. Meraih peringkat 5 besar pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Shorinji Kempo Antar Kabupaten/Kota yang di gelar di Unsyiah Banda Aceh, 26-30 Nopember 2019.
Atlet binaan KONI
Medan meraih 1 emas, 4 perak dan 3 perunggu. Emas didulang M.Haykal, M.Ilham, Fahmita dan Khoirun Nisa (Embu Beregu Campuran Remaja). Perak ditorehkan M.Haykal dan M.Ilham (Embu Pasangan Putra Kyu Kenshi), Cherly Mersilly (Randori Putri Remaja kelas 45-50 kg), M.Alif Hidayah (Randori Putra Remaja kelas 55-60 kg) dan R. Ramadansyah Lubis (Randori Putra Remaja kelas 60-65 kg). Sedangkan perunggu disumbangkan oleh Fahmita (Randori Putri Dewasa kelas 50-55 kg), Khoirun Nisa (Randori Putri Dewasa kelas 55-60 kg) dan Gunawan Trinanda (Randori Putra Dewasa kelas 55-60 kg).
"Prestasi yang diraih Kenshi
Medan yang berlaga pada ajang Kejurnas Shorinji Kempo Antar Kabupaten/Kota se-Indonesia merupakan stlet binaan KONI Kota
Medan dengan usia 15 tahun hingga 20 tahun" ujar Sekretaris PERKEMI Kota
Medan, Jhon Piter Sihombing di
Medan, Senin (2/12/2019).
Piter menambahkan dalam Kejurnas tersebut diikuti kenshi dari 20 kabupaten/kota. Hasil yang diraih para kenshi
Medan tidak lepas dari dukungan dari Ketua KONI
Medan Eddy H Sibarani yang memberikan motivasi kepada kenshi sebelum berlaga di level nasional. Selain itu juga diucapkan terimakasih kepada PT. Bintang Utara1968 yang juga telah memberikan dukungan untuk kemajuan Kempo di
Medan.
Ia menuturkan kejuaaraan Shorinji Kempo yang diselenggarakan tersebut merupakan salah satu implementasi untuk meningkatkan prestasi olahraga kempo di
Medan. Untuk itu para kenshi yang berhasil menuai prestasi jangan cepat puas diri. Terus berlatih dan berlatih untuk mematangkan diri. Pasalnya, PON XXI/2024 Sumut-Aceh menjadi tuan rumah PON.
"Kejurnas yang diikuti para kenshi
Medan merupakan langkah awal untuk menuju kejuaraan-kejuaraan nasional lainnya, bahkan Internasional" pungkasnya.
Peserta Kejurnas antara lain berasal dari
Medan, Batam, Binjai, Deli Serdang, Jakarta Utara, Kota Metro, Langkat, Solok, Tanjung Balai, Diklat PPLP Aceh, Aceh Besar, Aceh Tengah, Aceh Tamiang, Bireuen, Lhokseumawe, Pidie, Kota Banda Aceh, Pidie Jaya, Simeuleu, dan PPLP Aceh.