BOLAHITA, CIANJUR - Persiapan serius dilakoni PS Tira sebelum kembali bertarung di ajang GO-JEK Liga 1 2018. Masa libur yang tersisa sekitar dua pekan digunakan PS Tira untuk memantapkan skuatnya. Terlebih lawan yang akan dihadapi pada pekan ke-21 nanti adalah Persebaya di Surabaya.
Menatap laga pada Selasa 11 September 2018mendatang itu, PS Tira tak mau setengah-setengah. Skuat asuhan Nilmaizar bahkan menggelar latihan tidak di kandang yakni di Bantul. PS Tira sejak akhir pekan lalu sudah mengelar pemusatan latihan (TC) di Cianjur.
Persiapan di dataran tinggi di kawasan Puncak ini akan dilakukan oleh PS Tira hingga mendekati laga lawan Persebaya nanti. Artinya, Manahati Lestusen dan kawan-kawan tidak terbang dari Yogyakarta untuk ke Surabaya melainkan langsung dari Jakarta.
Persiapan matang dengan fokus fisik juga taktikal di Puncak ini tentu membuat PS Tira dapat lebih percaya diri dijamu The Green Force. Tidak hanya itu, laga nanti yang digelar usai Asian Games 2018 membuat PS Tira dapat kembali diperkuat oleh salah satu penggawa timnas Indonesia U-23.
“Lawan Persebaya, berarti Andy Setyo Nugroho sudah dapat kembali ke klub. Ini berarti pelatih dapat memiliki pilihan lebih di sektor belakang,†jelas Sekretaris PS Tira, Yandri. Hadirnya Andy Setyo juga tentu diharapkan bakal membuat PS Tira lebih kokoh.
PS Tira pada laga-laga tersisa di kasta tertinggi dipastikan bakal lebih ngotot. Ini karena posisi di klasemen masih jauh dari kata aman. Saat ini PS Tira justru ada di zona merah degradasi. Dengan mengumpulkan nilai 21, PS Tira ada di peringkat ke-16 alias tiga terbawah.