BOLAHITA, MEDAN - PSMS Medan tak perlu bersedih terlalu lama pasca gagal menembus babak semifinal Liga 2 musim ini. Tim kebanggaan
Sumatera Utara ini sudah seharusnya menggelar rapat persiapan pembentukan kerangka tim menuju musim depan.
Karena sejatinya, sudah menjadi tradisi bahwa setiap pemain
PSMS usai kompetisi menjadi incaran konstestan lain.
Jika tidak bergerak cepat untuk musim depan,
PSMS pun harus ikhlas melepas pemainnya. Mau tak mau merekrut pemain baru lagi menatap musim 2020 mendatang. "Kita harus bergerak cepat juga kalau mau mempertahankan pemain yang ada saat ini. Karena musim depan pasti banyak klub-klub yang mulai mengincar pemain
PSMS ini," kata Mulyadi Simatupang manajer
PSMS Medan.
Skuat
PSMS Medan saat ini tengah diliburkan hingga waktu yang belum ditentukan usai gagal melaju ke semifinal Liga 2 2019. Mengantisipasi para pemain yang diincar klub lain, manajemen
PSMS pun bertekad mempertahankan beberapa pemainnya.
Meski gagal, para penggawa
PSMS masih terikat kontrak hingga Desember 2019 mendatang dan sebagian besar para pemain memilih kembali ke daerahnya masing-masing.
"Mereka masih ada kontrak sampai Desember, kalau mau gabung dengan tim lain boleh saja setelah kontrak berakhir. Tapi memang pemain yang ada saat ini harus kita pertahankan juga untuk musim depan. Termasuk pemain muda seperti Ilham, Natanael, Yuda yang memang punya kontribusi terhadap tim," kata Mulyadi, Kamis (21/11/19).
"Makanya nanti setelah buat laporan dan rapat juga mendengar arahan dari Dewan Pembina (Edy Rahmayadi) dan Dewan Penasehat (Kodrat Shah) bagaimana tim ini ke depannya," pungkas pria yang juga menjabat sebagai penanggungjawab klub
PSMS itu.