MEDAN, BOLAHITA - Harapan besar
PSMS Medan memboyong Piala Kemerdekaan 2015 cukuplah besar. Mewujudkan target tersebut, tim berjuluk Ayam Kinantan harus memulainya dengan mengalahkan Persekap Pasuruan, Minggu (30/8) malam di babak delapan besar di Stadion Teladan.
Namun, Persekap datang bukan hanya sekadarnya saja. Tim yang baru tiga tahun berkompetisi di Divisi Utama ini mengaku akan menyuguhkan permainan terbaiknya, sebagai runner up dari grup D.
Bahkan skuat mereka bisa dikatakan lebih solid dari Ayam Kinantan. Sejak tahun 2008 telah menjuarai liga remaja. Kemudian di tahun 2012 juara Divisi I versi LPIS. Hingga akhirnya berkompetisi tiga musim sebelum ini dengan skuat yang tak berubah. "Hanya Bayu Gatra dan Fandi yang telah keluar dari tim ini. Sisanya tak berganti," beber Suhaimi manajer Persekap.
Untuk mengalahkan Persekap,
PSMS butuh suporter dan fans serta penonton lainnya. Sama halnya dalam laga sebelumnya dan terakhir melawan PS Kwarta.
PSMS mengharapkan semuanya hadir dalam jumlah yang lebih besar lagi.
"Kami berharap pendukung, suporter bisa datang lebih ramai saat kita mengalahkan Kwarta lalu. Karena mereka juga sangat penting buat pemain di lapangan. Dukung kami," tambah Suharto.