<b>SELEKSI PSMS</b>
Medan yang kabarnya berlangsung di Pasar 10 Marelan menjadi perbincangan. Mulai dari kalangan pecinta Ayam Kinantan, pelaku sepakbola hingga ke pengurusnya. <br><br>Ada yang mengatakan karena tim itu merupakan Persatuan Sepakbola Marelan Sekitarnya (PSMS). Ada juga yang mengatakan hal itu cukup aneh, karena bukan di Stadion Kebun Bunga atau Teladan. <br><br>Tak ketinggalan Idris SE yang mengatakan seleksi tersebut tidaklah wajar. "Itu
PSMS yang mana? Kan gaji pemain musim lalu saja belum dibayarkan, kenapa mau membentuk tim. Tolong sadar dirilah," ujar pria yang kini diangkat menjadi ketua organizing comittee RULB PSM. <br><br>Pundemikian, Idris tak mau ambil pusing. Mantan CEO
PSMS di ISL ini lebih memfokuskannya terhadap empat kandidat baru calon ketum PSMS, pengganti Randiman Tarigan yang mundur.<br><br>"Biarkan sajalah seleksi itu, kan versi dia yang yakin dengan itu. Kalau kitakan sudah melakukan pertemuan yang dihadiri ketua umum PSSI dan dukungan sah klub anggota PSMS," kata Idris. <br><br>"Malam Sabtu kami akan bertemu dengan empat calon ketum pengganti Randiman. Kalau deal, maka kita langsung menggelar muslub mengangkat ketua umum terbaru. Modal pertama yang harus calon miliki adalah memberikan uang muka (DP) kepada pemain yang akan kita rekrut," pungkas Idris. <br>