PSS Sleman Miliki Manajer Anyar
PSS Sleman Miliki Manajer Anyar
CEO PT PSS Sleman, Soekeno mengonfirmasi penunjukan Retno Supardji sebagai manajer PSS menggantikan Sismantoro. Menurut dia istri almarhum Paman Pardji itu memiliki kapabilitas menakhodai tim PSS.
"Manajer baru PSS ialah istri dari almarhum Pak Supardji. Beliau tidak hanya pemerhati sepakbola, tetapi juga sangat memahami perjalanan PSS, terutama sejak suaminya terlibat langsung di klub," kata Soekeno.
Menurut dia, Retno memiliki kedekatan dengan elemen-elemen pecinta klub, mulai staf, manajemen sampai pemain. Manajer pun juga sudah dikenal di kalangan suporter. Ide munculnya nama Retno, menurut Soekeno, dari semua pemegang saham PT PSS. Saat sosoknya dimunculkan, mayoritas pemegang saham PT PSS langsung menyetujuinya.
Retno sendiri mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan sebagai manajer. Diakuinya tugas itu bukan beban yang ringan. Meski demikian, dia optimistis mampu membawa PSS diperhitungkan di kasta tertinggi musim 2019 ini.
"Ini bukan pekerjaaan ringan bagi saya. Tetapi saya menerimanya karena kecintaan terhadap PSS. Selain itu, saya meneruskan perjuangan almarhum suami saya Suparji untuk membawa kejayaan PSS Sleman dalam setiap kompetisi. Saya optimistis PSS dapat berkiprah dan diperhitungkan di kompetisi," ujar Retno.
Retno menambahkan dirinya segera menyusun personel manajerial klub. Selanjutnya, dia bersama tim manajerial menyiapkan program kerja menghadapi kompetisi. Termasuk yang terdekat adalah Celebration Match melawan Persela Lamongan yang rencananya dilaksanakan pada 12 Januari 2019.
Dalam kesempatan itu, pelatih Seto Nurdiantara dipertahankan menangani PSS. Kinerja mantan pemain tim nasional pada 2000-an ini dinilai memuaskan. Pasalnya Seto tidak hanya membawa PSS promosi ke Liga 1 tetapi juga juara Liga 2.
Setelah resmi kembali melatih PSS, Seto juga akan bergerak menyeleksi pemain. Langkah pertama adalah memanggil para pemain yang sudah direkomendasikannya ke manajemen.
What's Your Reaction?