BOLAHITA, MEDAN - Lampu hijau dari Polri terkait izin menggelar kembali kompetisi langsung membuat PSSI menjadwalkan pramusim, sebelum memulai Liga Indonesia sesungguhnya.
Pramusim itu yang rencananya digelar paling cepat bulan Maret tahun ini.
PSMS pun merespon rencana PSSI dengan positif. Hanya saja, tim berjuluk Ayam Kinantan ini tetap mengingatkan satu hal, yaitu tentang perizinan.
"Bagi kami
PSMS karena masih belum juga ada kepastian. Jadi sebaiknya fokus dulu di izin saja," ujar Mulyadi Simatupang.
Memang, menurut Mulyadi Simatupang memahami PT LIB berharap dari turnamen itu bisa menjadi pelecut semangat klub-klub melakukan persiapan. Apalagi diketahui bahwa sudah cukup lama kompetisi baik liga 1 maupun liga 2 mati suri.
Selain itu, para pemain dan pelatih juga sudah hampir satu tahun tidak merasakan atmosfer pertandingan di lapangan hijau sejak liga dihentikan pada Maret tahun 2020 lalu akibat pandemi Covid19.
Namun,
PSMS mengingatkan bahwa jangan sampai kejadian yang lalu terulang kembali, akibat karena izin tak ada. Klub sudah menggelar persiapan, namun kembali menelan pil pahit, izin kunjung terbit.
"Kalau kami yang paling prioritas sebenarnya izin itu dulu. Bukan pramusimnya. Jadi ada kompetisi pra-musim tapi izin belum keluar ya nanti sama sia-sia saja," ucap Mulyadi Simatupang.
"Bagi kami
PSMS sepanjang izin sudah keluar, kalau mau buat pra-musim, kami mendukung. Tapi kalau belum ya percuma," pungka Mulyadi.