BOLAHITA.COM - Selevel bahagian perlengkapan
PSMS Medan pun ternyata sudah dibohongi oleh Indra Sakti Harahap. Gaji tak besar, malah yang didapatkan kerugian.
Sampai saat ini selain gaji yang belum dibayar, Abraham telah mengeluankan uangnya sebesar Rp2 juta untuk kepentingan tim.
"Dari awal Saya sudah ikut tim ini. Tapi karena beberapa bulan belum juga ada kejelasan, Saya mundur. Tapi beberapa bulan lagi, Saya dipanggil Indra Sakti Harahap. Diminta masuk lagi, tapi tetap juga enggak dibayar," bilang Abraham kepada
Bolahita.com.
Di PSMS, Abraham mengaku sangat susah. Apalagi selama menangani perlengkapan, dirinya beberapa menggunakan uang pribadinya pembayaran loundry baju tim.
"Dua juta uang udah terpakai, tapi tidak diganti-ganti. Bonnya sudah diberikan ke orangnya Indra Sakti. Tapi sampai sekarang tak ada dibayar," bebernya.
Paling menyedihkan ketika dirinya bertemu dengan Indra Sakti Harahap di dekat Mes Kebun Bunga usai sholat Jumat beberapa waktu lalu.
"Dari ekspresinya dia (Indra, Red) sempat terkejut bertemu Saya. Tapi dia langsung bilang kenapa enggak di
PSMS lagi. Saya jawab uang Saya tidak diganti. Terus dibilangnya masuk lagilah, nanti uangnya diselesaikan. Itu ucapan dia di depan mesjid dan siap sholat Jumat," kenang Abraham.
Suka berbohong juga dilakukan Yusrizal. Wasekum yang tiba-tiba diangkat Indra Sakti Harahap di putaran kedua juga punya utang sebesar Rp1.650.000 juta ke tim.
Di Bangka, dirinya bersumpah akan memotong telinga jika tidak melunasinya. Bahkan membawa nama Tuhan dalam sumpahnya. "Banyak saksi yang bilang gitu. Bawa-bawa nama Allah lagi. Buktinya, uda sumpah pun, mereka tetap berbohong," ujar Abdi Panjaitan, media officer PSMS.