Mimbar Terbuka dengan rencana penyatuan
PSMS Medan di Pendopo USU, Jumat (9/11) belum menunjukkan titik terang. Meskipun dua ketum
PSMS Indra Sakti Harahap dan Benny Sihotang sudah bertemu di forum, namun rencana penyatuan masih tergantung kepada pertemuan dengan 40 klub pemilik suara PSMS.<br><br>Makanya dalam waktu dekat, dua ketum ini berjanji menggelar pertemuan dengan 40 klub pemilik suara PSMS. Intinya, baik Indra dan Benny sepakat bila
PSMS menjadi satu.<br><br>"Kita berdua sudah dipilih oleh klub. Saya juga dipilih klub dan Bang Benny juga dipilih oleh klub, jadi klub-klub tersebut harus dipertemukan kembali guna memilih siapa yang menjadi ketua umum," kata Ketua Umum
PSMS versi RULB, Indra sakti Harahap.<br><br>Sedangkan, Ketua Umum
PSMS versi Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) Benny Harianto Sihotang sempat enggan menampuh pertamuan dengan klub sebagai solusi. Dirinya tetap ngotot agar pihak Indra Sakti Harahap bergabung ke kepengurusannya. <br><br>"Ibarat perusahaan, saya akan mengakusisi Indra Sakti sebagai CEO PSMS," katanya. Benny mengaku tidak bisa memutuskan penyatuan dengan pertemuan klub ini secara pribadi, karena dirinya juga sudah memiliki pengurus. <br><br>Dia pun memberikan waktu hingga Rabu (14/11) mendatang. "Saya akan membawa usul ini dalam rapat pengurus dan akan memberikan jawaban paling lama Rabu depan," kata Benny.<br><br>Pada kesempatan itu, dia juga meminta jawaban dari Indra Sakti tentang tawaran menjadi CEO tersebut. Tawaran tersebut pun disambut baik oleh Indra Sakti. "Tawaran cukup baik, tapi klub-klub juga harus kita libatkan, karena mereka yang telah memilih kita," ucap Indra Sakti.(
Bolahita)<br>