Tanpa kejelasan di
PSMS Medan PT LPIS, Ahmad Junaidi akhirnya ikut serta bersama pelatih Abdurahman Gurning ke Arema. <div><br></div><div>Hal ini terbukti saat Pro Duta menjamu tim LPI asal Kota Malang, Sabtu (2/3) lalu di Stadion Baharoeddin Siregar. Ahmad tidak termasuk dalam daftar 15 pemain yang diboyong Gurning ke
Medan. Tapi sebelumnya sudah didaftarkan. </div><div><br></div><div>"Kami daftarkan 16 pemain, 15 yang dari Malang dan Ahmad Junaidi yang berada di
Medan. Ternyata, dari yang 15 itu satu enggak disahkan dan malah Ahmad Junaidi disahkan LPIS. Yah kami untung-untungan bisa disahkan. Tadi siang baru sepuluh pemain yang yang disahkan, kami pasrah. Tapi akhirnya jelang pertanding baru 15 orang disahkan," ungkap Gurning.</div><div><br></div><div>Status Ahmad Junaidi di
PSMS LIPS memang belum jelas. Abdurahman Gurning sendiri enggan mengomentari soal kontrak Ahmad Junaidi di Arema. </div><div><br></div><div>"Soal kontraknya, saya no comment itu manajemen. Saya tidak ingin dibilang menggembosin pemain-pemain PSMS. Ahmad Junaidi kenapa bisa sama kita, karena dia paling serius dan aku siap nganggur walau tidak bisa main di Arema. Kalau pemain yang minta mungkin akan ada beberapa pemain
PSMS yang berpengalaman ikut. Tapi saya enggak mau saya yang minta, harus pemainnya. Saya enggak mau dibilang mengambil pemain PSMS,
PSMS kampung saya," pungkasnya. (fery ardiansyah/
Bolahita)</div>