Masa panceklik tiga poin Pro Duta akhirnya berakhir. Setelah dalam dua laga kandang sebelumnya (Semen Padang dan Persiba Bantul) hanya mampu mendapatkan satu poin, Sabtu (2/3) kemarin Stadion Bahararoeddin Siregar berhasil mengalahkan Arema dengan skor 2-0. Dua gol tuan rumah dicetak oleh Arif Sajali menit ke-39 dan Yusuf Efendi menit ke-71.
Raihan tiga poin langsung disambut dengan euforia kemenangan. Seluruh pemain dan official senyum sumringah usai pertandingan.
Tak terkecuali Pelatih Pro Duta, Roberto Bianchi yang tak lagi mengkritisi soal kepemimpinan wasit. Roberto mengatakan kemenangan ini sebagai kado indah setelah di dua pertandingan sebelumnya melawan Semen Padang kalah 2-0 dan seri 0-0 lawan Persiba Bantul.
"Dalam pertandingan ketiga ini, penampilan kami sebenarnya tidak jauh berbeda. Hanya saja dalam pertandingan melawan Arema, pemain kami lebih berani melakukan penetrasi ke daerah lawan," ucap Roberto Bianchi.
"Saya sangat senang dan lebih senang pemain dengan skor akhir ini. Mereka (pemain) butuh merasakan kemenangan. Perjuangan mereka sangat berat dan ini kado buat mereka," tambahnya.
Bagi Arema, kekalahan ini sepertinya tidak disesalkan. Pasalnya bisa datang dan bertanding ke
Medan sudah disyukuri.
Alhasil Pelatih Arema IPL, Abdul Rahman Gurning menerima kekalahan timnya. Apalagi sebagai tim dengan persiapan yang minim menjadi kendala timnya.
"Walau kalah, kami sudah berhasil berangkat ke sini dan menjalankan pertandingan. Kami memang kalah, dan justru jika menang akan luar biasa," bilang Gurning.
Bahkan tak adanya persiapan diakui Gurning membuat pemainnya yang baru satu kali latihan (Sahroji) dan Ahmad Junaidi yang belum sama sekali latihan bersama langsung diturunkan. (fery ardiansyah/
Bolahita)