Selesai Lawan PSM, Butler Langsung Terbang ke Ingris
Selesai Lawan PSM, Butler Langsung Terbang ke Ingris
Sesuai kontraknya, Butler pergi setelah bentrok kontra PSM Makassar pada laga pamungkas. Setelah itu, Butler kembali ke negaranya. Dan manajemen PSMS pun sudah membelikkan tiket kembali ke negaranya.
"Saya tidak ada waktu panjang di sini. Saya hanya sampai tanggal 9 saja. Setelah itu saya tanggal 10 akan pergi dengan klub lain. Main di luar atau di sini sudah ada yang hubungi saya," kata Peter Butler.
Butler sendiri mengaku sangat sedih jika nantinya tim Ayam Kinantan harus tergeser dari Liga 1. Menurutnya, PSMS tim yang bagus. Banyak suporter yang sangat mendukung timnya maju. Tapi, semuanya harus ikhlas jika PSMS gagal bertahan di Liga 1.
"Sangat sedih kalau PSMS gagal bertahan di Liga 1. Tim ini bagus, banyak penontonnya. Sangat sayang kalau turun ke Divisi dua. Tapi tidak apa-apa, saya akan berjuang tiga laga tersisa," ujar pelatih asal Inggris itu.
Kepergian Butler usai meladeni PSM Makassar nanti pun nantinya tak ada lagi Pelatih Kepala yang menukangi PSMS saat hadapi Kepri Jaya pada Turnamen Piala Indonesia. Laga tersebut akan berlangsung 13 Desember. Sedangkan Butler pergi 10 Desember sesuai dengan kontraknya.
Tentu, saat hadapi Kepri Jaya PSMS tak pakai pelatih kepala. Belum tahu siapa yang akan mengarsiteki PSMS kala bentrok kontra Kepri Jaya nanti.
What's Your Reaction?