Soal Utang, Ketum PSSI dan PSMS Menjawab Berbeda

Soal Utang, Ketum PSSI dan PSMS Menjawab Berbeda

Soal Utang, Ketum PSSI dan PSMS Menjawab Berbeda
Johar Arifin mengharuskan klub membayar utang, sedangkan  dr M fauzi mengatakan tidak harus
PASCA terpilih menjadi Ketua Umum PSMS Medan periode 2013-2014, Jumat (6/12) di Hotel Grand Angkasa kemarin, jawaban berbeda soal pembayaran utang justru terjadi antara dr Muhammad Fauzi dengan Ketua Umum PSSI Djohar Arifin.

Setelah sempat akan merespon meminta data utang yang dimiliki PSMS musim lalu, usai terpilih dr Muhammad Fauzi malah memberikan jawaban yang berbeda.

"Saya ketua baru dengan pemikiran kedepannya. Ketua PSSI, Johar Arifin tadi bilang meskipun kita tak membayar utang musim lalu, kita tetap ikut kompetisi musim depan. Menurut Djohar yang terpenting PSMS itu satu. Tapi Saya sebagai ketua, secara manusiawi akan memperhatikan," dalih dr Muhammad Fauzi kepada wartawan. 
 
Statement ketum baru PSMS ini pun berbanding terbalik dengan komitmen PSSI dalam verifikasi financial klub. Sebelumnya Joko Driyono, sekjen PSSI menegaskan supaya klub menyelesaikan segala utangnya. Begitu juga dengan pernyataan Johar Arifin kepada wartawan terkait utang, terdapat penegasan membayar utang.

"Soal gaji itu sekarang bagian dari pengurus baru. Mereka harus berkoordinasi dengan pengurus lama. Utang harus dibayar, itu wajib karena hak pemain," kata Djohar usai pembukaan RALB kemarin. Apakah dibebankan ke klub atau tidak, RALB harus membahasnya.

Lantas kenapa dr Muhammad Fauzi mengatakan tak perlu membayar bila ingin berkompetisi musim depan. Siapa yang berdalih, Johar Arifin atau dr Muhammad Fauzi?