BOLAHITA - KONI Kota Medan menetapkan akan membina sebanyak 542 atlet dan pelatih di tahun 2015. Ini disebut sebagai tahun prestasi dengan digelarnya event-event Pra Kualifikasi menuju PON 2016.
Plt Ketua Umum KONI
Medan, Drs. Eddy H. Sibarani, dalam rapat koordinasi dan konsultasi di hadapan para petugas monitoring di Sekretariat KONI
Medan, Rabu (29/4) mengatakan, ada 454 atlet beserta 88 pelatih dari 35 cabang olahraga yang tahun ini menjadi atlet binaan KONI Kota
Medan.
Para atlet ini, dipilih dari prestasi mereka di tahun sebelumnya, seperti di ajang Porprovsu, Porkot dan juga atlet andalan Sumut. "Dari total 484 atlet, 40 orang adalah atlet lapis pertama yang kita namakan Atlet Utama, yakni merupakan atlet Kota
Medan yang masuk program PPI KONI Sumut," ucap Eddy Sibarani.
Sedangkan atlet lapis kedua yang disebut Atlet Prima berjumlah 168, merupakan para peraih medali emas pada Porprovsu 2014 lalu. Sementara atlet lapis ketiga yang totalnya berjumlah 246 dengan sebutan Atlet Pratama, adalah mereka yang meraih medali emas Porkot 2014, serta peraih medali perak dan perunggu di ajang Porprovsu 2014.
Dikatakan, Eddy Sibarani, atlet Utama dan Prima adalah atlet
Medan yang sedang dipersiapkan untuk ajang kualifikasi PON 2016, seperti Pra Pon di Babel pada September, serta Kejurnas dan Seleknas yang digelar tahun ini juga.
Sejalan dengan program atlet binaan ini, juga telah ditetapkan petugas monitoring KONI Kota
Medan, yang tugasnya memantau kesiapan atlet berlatih serta menjadi mitra penghubung dan komunikasi para atlet, Pengprov dan Pengcab masing-masing dengan KONI Kota
Medan. "Kita ingin keharmonisan para atlet dan pelatih serta pengurus cabor dalam berlatih bisa terus dipertahankan, guna menyiapkan atlet yang siap secara fisik dan mental. Untuk itu tentu kita butuh dukungan semua pihak, apalagi tahun ini merupakan tahun sibuk dengan digelarnya ajang pra kualifikasi menuju PON 2016," ungkap Eddy Sibarani yang didampingi Wakil Ketua Budi Sadewa dan Wakil Sekretaris Ahmad Aswin.
Di kesempatan ini, Eddy Sibarani minta para atlet untuk tetap menegakkan disiplin dalam berlatih di setiap menjalankan program dari pelatih, terutama bagi atlet Utama dan Prima. "Ajang kualifikasi PON digelar mulai September. Waktu tersebut tidak lama lagi, maka gunakan waktu dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kemampuan demi membela kontingen
Sumut di pentas Nasional," tuturnya.