BOLAHITA - Eks striker Pro Duta FC, Fiwi Dwipan memiliki skill tambahan. Selain ahli dalam si kulit bundar, dia juga mengisi waktu luangnya menjadi seorang pendakwah.
Selama bulan Suci Ramadan ia menjadi pendakwah di Masjid sekitar rumahnya. Meskipun berdakwah tak terlalu lama, tetapi ini sudah dijadikan kegiatan rutinitas selama Bulan Suci Ramadan.
"Saya kalau Bulan Ramadan begini alih profesi. Insya Allah, saya jadi pendakwah di masjid dekat rumah saya. Setiap selesai salat juhur, saya mengisi dakwah selama kurang lebih 10 atau sekitar 15 menit lah," ujarnya, Jumat (19/6/2015).
Ia memilih berdakwah lantaran ingin mengingatkan setiap orang untuk tetap ingat kepada Tuhan dan selalu berbuat baik. Pemain berusia 19 tahun itu ingin menjadi orang yang selamat di dunia dan akhirat. "Ya, untuk memperkuat iman saja. Supaya bisa beruntung di dunia dan akhirat. Ini juga tujuannya untuk saling mengingatkan saja kepada orang-orang lain," katanya.
Fiwi memang sejak kecil sudah bercita-cita menjadi seorang ustad. Dalam mengejar cita-citanya itu, ia mengaku tidak punya guru khusus untuk mengajarinya menjadi seorang pendakwah.
"Dulukan, waktu kecil aku ngaji, cita-cita pertama aku dulu jadi ustad. Tapi sejak kenal bola jadi alih profesi lah. Makanya masih ada ilmunya sikit-sikit sampai sekarang," pungkasnya.