MEDAN. BOLAHITA - Tim basket putri Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Time raih kemenangan perdana di ajang LIMA Basketball Sumatera Conference season 4 yang dihelat di GOR Bola Basket Angkasa,
Medan (19/10), usai taklukan tim basket Universitas Andalas pada laga pembuka.
Kedua tim langsung menurunkan skuat terbaiknya dari detik pertama pertandingan. Starting five STMIK Time dihuni Einfy (7), Elviani (8), Deasy (9), Lisia (11), dan kapten tim Annisyaqirah (14). Sementara tim basket Andalas menurunkan, Mirsa (6), Atika (11) sebagai kapten, Febian (10), Nanda (15) dan Martha (13).
Tim basket putri STMIK Time yang sangat mengincar satu tiket untuk dapat lolos ke fase LIMA Basketball Nasional langsung bermain dengan agresif di awal pertandingan. Alhasil, Anissyaqirah dan kawan-kawan mampu unggul 10 poin di kuarter pertama. Skor 15-10 untuk keunggulan STMIK Time menutup 15 menit pertama.
Berlanjut ke kuarter dua, tim basket putri Andalas mulai berani mengambil alih jalannya pertandingan. Namun, solidnya permainan tim basket putri STMIK Time menyulitkan tim asal kota Padang tersebut untuk bermain efektif. Hingga kuarter kedua berakhir raihan poin tim basket STMIK Times masih belum terkejar. Skor 23-19 untuk keunggulan STMIK Time.
Memasuki kuarter ketiga, STMIK Time terlihat makin nyaman melakoni pertandingan. Alhasil, anak asuh Hidayat Natasasmita tersebut berhasil menambah 15 poin di sepanjang kuarter ketiga. Sementara tim basket Andalas hanya mampu menambah 11 poin. Skor 38-30 masih untuk keunggulan STMIK Time menutup kuarter 3.
Pada kuarter keempat, solidnya permain STMIK Time berhasil menjaga konsisten keunggulan poin mereka. Hingga kuarter keempat berakhir, tim basket putri Andalas harus mengakui kekalahan mereka atas STMIK Times dengan defisit 10 poin, 54-44.
Pelatih tim basket putri STMIK Time, Hidayat, mengaku masih belum puas dengan permain anak asuhnya pada laga perdana LIMA Basketball Sumatra Conference ini.
“Ya, meski kami berhasil meraih kemenangan pada laga perdana ini, tapi saya melihat masih banyak kekurangan, terutama dari segi pertahanan kami. Setelah ini, kami akan mengevaluasi semua kekurangan sebelum kami menghadapi pertandingan kedua,” ujar Coach Hidayat.
Sementara itu, kekalalahan yang diterima tim basket putri Universitas Andalas dinilai Coach Hasanul karena faktor mental dari para pemain.
“Saya rasa kami bermain tidak terlalu buruk, hanya saja faktor mental dari para pemain yang membuat permainan kami tidak terlihat seperti biasanya. Tapi, saya masih optimis pada pertandingan kedua nanti kami akan bermain dengan baik lagi,” tuturnya.
Pada pertandingan LIMA Basketball selanjutnya, tim basket STMI Time akan berhadapan dengan USU. Sementara itu, tim basket Universitas Andalas akan berhadapan dengan Perguruan Tinggi Cendana. Kedua pertandingan tersebut akan berlangsung di GOR Bola Basket Angkasa,
Medan, pada Jumat (23/10).