Tambun Naibaho: Petarung dari Pulau Samosir

Tambun Naibaho: Petarung dari Pulau Samosir

Tambun Naibaho: Petarung dari Pulau Samosir
Tambun Naibaho
Salah satu penemuan terbaik Parlin Siagian saat Sihar Cup di Samosir lalu adalah Tambun Naibaho. Pemain yang berposisi sebagai striker ini pun langsung direkomendasikan masuk ke pembinaan sepak bola, Akademi Sepak Bola Medan United (ASMU) di lapangan TD Pardede.<div><br></div><div>“Selama gelaran Sihar Sitorus Cup beberapa tahun lalu, Tambun Naibaho salah satu pemain yang terbaik. Kalau sekarang masih bermain bola, tentu artinya dia bisa terus mengasah kemampuan dan karena mengalami kemajuan,” kata Parlin Siagian,</div><div><br></div><div>Pasca terpilih pemandu bakat Sihar Sitorus Cup, Pulau Samosir pun ditinggalkannya. Tambun memilih serius berkarir dalam sepak bola. Ditangani pelatih Eric Williams, Amran dan Parlin Siagian membuat cepat berkembang. Karir pertama sepak bola amatir dilaluinya bersama Medan United. Kecepatan dan gaya bermain petarung membuatnya diminati.</div><div><br></div><div>Peluang naik ke level profesional di usia muda sebenarnya pernah ada. Tambun Naibaho dipanggil ikut seleksi Pro Duta di Jogjakarta. Ruly Nere sendiri mengutarakan kekaguman gaya petarung striker asal Samosir ini. </div><div><br></div><div>“Tambun Naibaho memiliki semangat bertanding yang baik, dia memiliki gaya bertarung yang tinggi. Tambun juga punya crossing yang tidak terlalu buruk,” kata Rully Nere saat dipercaya menangani Pro Duta oleh Sihar Sitorus ketika di Sleman, Jogjakarta. </div><div><br></div><div>Meskipun tak lolos, Tambun tetap tak berkecil hati. Dirinya kembali ke Medan United dan membawanya promosi hingga ke Divisi I. Prestasi ini pun tak dapat dibohongi. Program Sihar Sitorus dengan pemain muda di level profesional membuatnya terpilih. Klub Pro Titan hingga kembali berganti nama Pro Duta diperkuatnya. </div><div><br></div><div>Pelatih PSMS, Suharto sendiri sebenarnya sudah tertarik kepada Tambun Naibaho, saat PSMS menggelar ujicoba dengan Pro Duta di Stadion Teladan (tahun 2010). Di sela-sela pertandingan, saat itu Suharto mengutarakan suka dengan gaya petarung Tambun yang berani berduel dengan pemain bertahan. </div><div><br></div><div>Begitu juga dengan Suimin Diharja yang kepincut dengannya saat mengikuti seleksi bersama PSMS Medan. Namun akibat urusan keluarga di Samosir, Tambun tak melanjutkan perjuangan seleksinya. "Sebenarnya sejak seleksi perekrutan awal, Tambun sudah masuk di dalam daftar Saya. Tapi tiba-tiba di tidak datang lagi. Tambun berani berduel dengan bola fifty-fifty," sebut Suimin saat itu. </div><div><br></div><div>Pasca pencoretan pemain di akhir putaran pertama, Tambun Naibaho hadir kembali. Suharto yang dipercayakan menggantikan Suimin tak mau melepasnya. Eks striker Pro Duta ini pun langsung direkomendasikannya.</div><div><br></div><div>Hingga sejauh ini, pilihan Suimin dan Suharto tak salah. Dalam dua partai away ke Persih Tembilahan dan Persisko Tanjabar, dirinya telah mencetak dua gol. Torehan positif dibuktikannya. </div><div><br></div><div>"Saya tak mau bangga, perjalanan masih panjang. Terpenting Saya bangga dan senang di tim saat ini, semuanya saling pengertian. Kami semakin kompak dan ini yang menguatkan kami di lapangan. Soal mencetak gol, itu memang kewajiban," bilang Tambun Naibaho. </div><div><br></div><div>Data Diri</div><div>Nama. : Tambun D Naibaho</div><div>T/Tgl Lahir : Samosir, 14 Oktober 1990</div><div>Tinggi. : 169 cm</div><div>Posisi. : Depan</div><div>Idola. : Saktiawan Sinaga</div><div>Karir. : Medan United</div><div>               Pro Titan</div><div>               Pro Duta</div><div>               PSMS Medan</div><div><br></div>