BOLAHITA.COM - Pasca Komisi Disiplin (Komdis) menjatuhkan sanksi soal percobaan pengaturan skor dan gagal berangkat ke Bengkulu lalu, persoalan gaji menjadi permasalahan pokok bagi pemain, pelatih dan official
PSMS Medan.<div><br></div><div>Meskipun proses ini akan berjalan lama, punggawa
PSMS Medan tetap bersabar menantikan buah kerja pengacara yang telah dipercayakan. </div><div><br></div><div>"Kami menyadari bahwa akan ada proses panjang dari jalan hukum yang kami tempuh. Pengacara harus mendaftarkannya dulu ke Pengadilan Negeri
Medan, lalu diperiksa lagi berkasnya. Biasanya membutuhkan waktu kurang lebih sebulan lagi," kata Abdi Panjaitan, Media Officer PSMS. </div><div><br></div><div>Tak masalah soal berapa lama waktu menuju sidang tersebut. Bagi pemain, pelatih dan official, hal ini merupakan sebuah perjuangan dan pembelajaran penting. </div><div><br></div><div>"Sejak pertemuan dengan ketua Komdis beberapa waktu lalu, kami juga mendapatkan pemahaman soal bagaimana aturan menyelesaikan persoalan gaji. Jadi enggak perlu lagi harus melakukan aksi yang mengotori kolam mata pencarian sendiri. Menempuh ke jalur hukum ini penting dan akan menjadi pembelajaran bagi semua pihak," sambungnya. </div><div><br></div><div>Satu hal yang pasti saat berlangsungnya sidang, seluruh punggawa Ayam Kinantan ingin sekali hadir. </div><div><br></div><div>"Sebulan kedepan, kami sekarang tinggal menunggu kabar dari pengacara saja. Kapan sidangnya dan kami sangat ingin sekali menghadirinya," pungkas Abdi. (Jefri)</div>