ABDUL RAHMAN GURNING TERPILIH JADI KETUA PERKUMPULAN MANTAN PEMAIN PSMS MEDAN 2026–2030
Abdul Rahman Gurning terpilih sebagai Ketua Perkumpulan Mantan Pemain PSMS Medan periode 2026–2030 melalui Rapat Anggota yang digelar di Aula Dispora Sumatera Utara, Minggu (28/12/2025).
BOLAHITA - Abdul Rahman Gurning terpilih sebagai Ketua Perkumpulan Mantan Pemain PSMS Medan periode 2026–2030 melalui Rapat Anggota yang digelar di Aula Dispora Sumatera Utara, Minggu (28/12/2025). Mantan pemain PSMS era 1990-an ini menggantikan Witia Fusen yang telah mengakhiri masa jabatannya.
Pemilihan ketua dilakukan usai latihan rutin mantan pemain PSMS yang digelar setiap Minggu pagi. Rapat anggota tersebut dihadiri sekitar 50 mantan pemain lintas generasi, mulai dari era 1960-an hingga 2000-an. Proses musyawarah berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan penuh kebersamaan.
Sejumlah nama senior PSMS turut hadir, di antaranya Sunardi A, Sunardi B, Prof Djohar Arifin, Badia Raja Manurung, Sakirman Saswa, Regowo, Sumardi, Amansyah, Bambang Ismanto, Edy Surianto, Suriadi, Syamsudin Lubis, Eka Wiharja, Nasib Rayadi, Sony Gunawan, Bambang Usmanto, serta mantan pemain lainnya. Hadir pula para pembina seperti Iswanda Ramli, H Syahrial Saragih, dan A Yong.
Abdul Rahman Gurning dikenal sebagai sosok dengan rekam jejak prestasi membanggakan. Saat masih aktif bermain, ia pernah mempersembahkan medali emas PON 1985 untuk Sumatera Utara, yang menjadi salah satu capaian bersejarah bagi sepak bola daerah.
Dalam sambutannya, Abdul Rahman menegaskan komitmennya untuk mengedepankan kebersamaan dan keterbukaan dalam organisasi. Ia bertekad merangkul seluruh mantan pemain PSMS dari berbagai angkatan demi kemajuan PSMS dan keluarga besar mantan pemain.
“Ke depan kita utamakan kebersamaan dan keterbukaan. Kami akan merangkul seluruh mantan PSMS dari angkatan 60-an hingga 2000-an serta menjalin kerja sama dengan pemerintah, swasta, Asprov, Askot, dan PSMS,” ujar Abdul Rahman.
Mantan pelatih PSMS dan PSPS tersebut juga menegaskan bahwa organisasi ini bertujuan mempererat silaturahmi antarmantan pemain sekaligus berkontribusi dalam membangkitkan kembali sepak bola Medan dan Sumatera Utara.
Selain itu, ia memaparkan sejumlah visi dan misi, di antaranya menyatukan mantan pemain PSMS dari seluruh angkatan, menerbitkan kartu keanggotaan, menjalin kerja sama dengan pemerintah dan swasta, merencanakan pembentukan badan usaha, serta menggelar turnamen bekerja sama dengan Asprov, Askab, Askot, dan KONI untuk pembinaan putra daerah.
“Kami juga akan mendata anggota yang memiliki sertifikat kepelatihan untuk disalurkan ke klub-klub,” pungkasnya.
What's Your Reaction?