Akan Ada Laga Liga 1 Dengan Uji Coba Pakai Penonton. Ini Syaratnya
Perpanjang PPKM Jawa dan Bali, Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Bisa Dilaksanakan
JAKARTA - Pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) wilayah Jawa dan Bali, pertanggal 2 sampai 15 November 2021 mendatang.
Hal ini termuat dalam Imendagri Nomor 57 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatas Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3, level 2, dan level 1 Corona Virus Disease 2019 di wilayah Jawa dan Bali.
Dalam Imendagri disebutkan Kompetisi Sepakbola Liga 1 bisa dilaksanakan maksimal 9 pertandingan.
Sedangkan Kompetisi Sepakbola Liga 2 bisa dilaksanakan maksimal 8 pertandingan.
Kompetisi Sepakbola Liga 1 dan 2 masa PPKM di Jawa dan Bali mengacu pada ketentuan berikut, dikutip dari Imendagri:
1. Tempat penyelenggaraan hanya di wilayah kabupaten/kota dengan kriteria PPKM level 1, 2, dan 3.
2. Seluruh pemain, ofisial, kru media, dan staf pendukung wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan skrining terhadap orang yang keluar masuk pada tempat pelaksanaan kompetisi dan latihan.
3. Pelaksanaan kompetisi tidak diperbolehkan menerima penonton langsung di stadion. Kegiatan menonton bersama oleh supporter juga tidak diperbolehkan.
4. Kompetisi Sepakbola Liga 1 akan dilakukan uji coba pertandingan dengan menerima penonton langsung di stadion, dengan ketentuan sebagai berikut :
-Uji coba dilakukan 1 pertandingan setiap minggunya.
- Jumlah penonton maksimal 25 persen dari kapasitas stadion atau
paling banyak 5.000 orang
- Hanya penonton dengan kategori Hijau dalam aplikasi PeduliLindungi yang boleh masuk di stadion
- Pertandingan yang dilakukan uji coba dengan penonton ditentukan oleh PSSI dan PT LIB
5. Seluruh pemain, ofisial, kru media, dan staf pendukung yang hadir dalam kompetisi wajib sudah memperoleh vaksinasi dosis kedua, hasil negatif PCR H-1 dan hasil negatif Antigen pada hari pertandingan.
6. Pelaksanaan kompetisi Liga 1 dan liga 2 wajib mengikuti aturan protokol kesehatan yang ditentukan oleh Kementerian Kesehatan dan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia.
What's Your Reaction?