ASEAN PARA GAMES 2025 RESMI DIBUKA, M. MABRUK ARIB DZAKY JADI PEMBAWA BENDERA INDONESIA
Nakhon Ratchasima menjadi saksi pembukaan pesta olahraga disabilitas Asia Tenggara, ASEAN Para Games ke-13 tahun 2025 di Thailand.
BOLAHITA - Nakhon Ratchasima menjadi saksi pembukaan pesta olahraga disabilitas Asia Tenggara, ASEAN Para Games ke-13 tahun 2025 di Thailand. Atlet para angkat berat putra Indonesia, M. Mabruk Arib Dzaky, mendapat kehormatan sebagai pembawa Bendera Merah Putih pada upacara pembukaan yang digelar di 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, Selasa (20/1) malam.
Upacara pembukaan ini menjadi momen istimewa sebelum dimulainya persaingan para atlet dalam perburuan medali. Bagi M. Mabruk Arib Dzaky, kesempatan tersebut terasa semakin berkesan karena menjadi pengalaman perdananya tampil di ajang ASEAN Para Games. Sebelumnya, seluruh hadirin di stadion juga diminta berdiri hening untuk mendoakan mendiang Queen Sirikit.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
Dalam defile kontingen Indonesia, Mabruk Arib tampil mengenakan busana adat Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama dua atlet putri para tenis meja, Agustiningsih dan Sri Wahyuni, yang masing-masing mengenakan busana adat NTT dan Bali. Rombongan atlet dari 18 cabang olahraga yang tergabung dalam kontingen Indonesia mengenakan seragam bernuansa putih dan biru, membuat penampilan Merah Putih tampak begitu memukau.
“Bersyukur, senang, dan bangga. Apalagi bajunya bagus sekali. Walaupun saya bukan dari NTT, tetapi dari Kalimantan Barat, saya suka baju ini. Keren, acara pembukaan berjalan lancar dan sukses,” ujar Mabruk, atlet kelahiran 29 Februari 2004 itu.
Sri Wahyuni juga mengungkapkan kebahagiaannya bisa terlibat langsung dalam upacara pembukaan. “Saya senang sekali bisa terpilih. Baru pertama kali ini saya mengikuti acara pembukaan. Hari ini saya mencoba memakai baju adat Bali. Bajunya sangat bagus,” tuturnya.
View this post on Instagram
Dalam defile tersebut, Ketua NPC Indonesia Senny Marbun, Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia Reda Manthovani, serta sejumlah pengurus NPC Indonesia turut hadir mengikuti jalannya upacara pembukaan.
“Kita menampilkan sesuatu yang luar biasa. Kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia kaya akan budaya dan melambangkan banyak filosofi kebudayaan serta persatuan. Kita tunjukkan bahwa Indonesia yang terbaik,” kata Anggota Tim CdM, Dedy Irwan Virantama.
Ia menambahkan, kesiapan atlet Indonesia sudah sangat matang. “Kesiapan atlet kita tidak diragukan lagi. Mereka telah beradaptasi dengan lingkungan baru, venue pertandingan, dan siap menjemput kemenangan,” ujarnya.
Sebagai tuan rumah ASEAN Para Games 2025, Thailand mengusung konsep penyelenggaraan yang menonjolkan nilai kebersamaan dan kebanggaan kolektif, sejalan dengan motto “Create Pride Together”.
Pembukaan ASEAN Para Games 2025 secara resmi dilakukan oleh Raja Thailand, Maha Vajiralongkorn. Acara pembukaan dimeriahkan dengan pertunjukan tari massal, nyanyian, permainan lampu laser dan LED, serta kembang api yang spektakuler. Rangkaian acara ditutup dengan pawai obor secara estafet dan penyalaan api obor di tengah stadion sebagai simbol semangat kebersamaan, disusul pertunjukan kembang api yang memukau.
What's Your Reaction?