Buah Kerja Keras, Visi Bersama PSMS Kalahkan Semen Padang
Pemain PSMS menjalankan intruksi menekan dari awal laga dan punya semangat tinggi memenangkan laga
PEKANBARU - Seluruh punggawa PSMS Medan terlihat sangat menikmati dan bersyukur atas kemenangan yang mereka raih dari Semen Padang FC kemarin.
Ya, itu karena perjuangan habis-habisan yang mereka lakukan selama 90 menit. Meski sempat unggul, berhasil disamakan Semen Padang FC menjadi 1-1, hingga PSMS kembali memenangkan laga dengan skor 2-1.
Dua gol Rachmad Hidayat menjadi penentu PSMS berhasil membawa pulang tiga poin. Sekaligus menjaga asa untuk tetap bisa bersaing menuju delapan besar.
Tentu membutuhkan kerja keras dan konsentrasi serta ketenangan yang aduhai di lapangan. Berikut kata Ansyari Lubis, pelatih PSMS Medan saat mengikuti presscon usai pertandingan.
"Alhamdulillah, hasil ini kira syukuri bisa memenangkan laga lawan Semen Padang FC. Berkat perjuangan, kerja keras pemain yang lebih keras. Dan yang terpenting semua pemain mau berjuang," kata Ansyari Lubis.
"Yang pasti saat kita kebobolan menjadi 1-1, yang kita apresiasi adalah para pemain. Mereka tidak tidak patah semangat dan tetap tenang, tetap bisa bermain. Itu poin yang paling penting dalam laga lawan Semen Padang FC," ucap Ansyari Lubis.
Disisi lain dengan tingginya tensi pertandingan dalam laga tersebut, Ansyari Lubis mencermati. Bahwa Semen Padang FC juga dalam kondisi tertekan. Dan kondisi tersebut dijadikan peluang untuk mengambil gol kemenangan.
"Karena saya juga melihat Semen Padang FC dalam tekanan. Artinya kalau kita bermain lebih tenang, sabar dan fokus itu bisa menghasilkan satu gol dan terjadi," kata Ansyari Lubis. Lalu, permainan Semen Padang FC mana yang tersulit, di putaran pertama atau kedua?
Uwak panggilan akrab Ansyari Lubis tertawa. Ia tak mau mengomentari hal tersebut, karena kedua pelatih merupakan rekannya.
"Yang pasti waktu main di Jakabaring, pelatih Semen Padang FC juga berbeda. Artinya ini situasi yang berbeda dan bisa kita maksimalkan dengan menekan dari awal, pemain menjalankan intruksi dan satu visi," pungkasnya.
What's Your Reaction?