Buntut Rusuh Suporter, PSIS Didenda Komdis dan Snex Bertanggung Jawab
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, menyatakan menerima keputusan tersebut dan berharap kejadian tersebut bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak yang terlibat.
SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee
PSIS Semarang mendapat sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akibat kerusuhan yang terjadi saat pertandingan kandang melawan PSS Sleman, Minggu (2/4) di Stadion Jatidiri, Semarang.
Akibat ricuh itu, Komdis PSSI menjatuhkan denda Rp 75 juta karena penonton di tribun utara ikut rusuh dan masuk ke area lapangan.
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, menyatakan menerima keputusan tersebut dan berharap kejadian tersebut bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak yang terlibat.
“Pertama, kami menerima semua keputusan yang telah dibuat. Kami berharap hukuman itu menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih tertib ke depan dan menjaga lingkungan yang kondusif dari pergi ke stadion, selama pertandingan, hingga pulang," kata Yoyok, Senin (17/4).
“Kedua, kami juga telah berkomunikasi dengan Snex yang terlibat dalam insiden tersebut. Snex juga telah menyatakan bahwa mereka akan bertanggung jawab atas hukuman tersebut. Kami juga telah menyiapkan langkah-langkah preventif, seperti melakukan pelatihan bagi pengurus dari kelompok suporter agar mereka dapat menjalankan tugasnya selama pertandingan," pungkas Yoyok Sukawi.
Sementara itu, Ketua Snex (Semarang Extreme) Nur Yahya menyatakan akan mempertanggungjawabkan keputusan Komdis PSSI dan akan melakukan evaluasi secara internal.
“Sebagai Snex, kami yang pertama meminta maaf kepada masyarakat Semarang atas apa yang terjadi dan hukuman yang diberikan. Kami juga akan mengevaluasi diri untuk menjadi suporter yang lebih baik ke depan. Terkait denda Rp 75 juta, kami akan melakukan biaya keanggotaan. dan membuka donasi sebagai bentuk tanggung jawab,” ujar Nur Yahya.
What's Your Reaction?