Dua Perwakilan PSSI Menjadi Bagian dari FIFA Guardians

Lebih dari 100 peserta dari 70 Asosiasi Anggota, termasuk Anggota Dewan FIFA Johanna Wood, telah lulus dari FIFA Safeguarding in Sport Diploma

Nov 2, 2023 - 11:12
Nov 2, 2023 - 11:13
 0
Dua Perwakilan PSSI Menjadi Bagian dari FIFA Guardians

SENNCOIN Selling High Quality Roasted Beans and Ground Coffee

Pada tanggal 25 dan 26 Oktober 2023, FIFA mengadakan FIFA Safeguarding Summit yang pertama di Markas FIFA.

Lebih dari 100 peserta dari 70 Asosiasi Anggota, termasuk Anggota Dewan FIFA Johanna Wood, telah lulus dari FIFA Safeguarding in Sport Diploma. Summit ini merupakan pertemuan penting untuk para pemangku kepentingan dalam dunia sepak bola yang aman.

Safeguarding Summit ini diselenggarakan sebagai bagian dari komitmen FIFA untuk meningkatkan standar safeguarding dalam sepak bola melalui program FIFA Guardians. Acara ini memiliki dua tujuan utama.

Pertama, sebagai upacara wisuda bagi lebih dari seratus FIFA Learner dari 70 Asosiasi Anggota, enam asosiasi regional, dan dua konfederasi yang berhasil menyelesaikan FIFA Guardians Safeguarding in Sport Diploma.

Di antara lulusan ini, terdapat Anggota Dewan FIFA, Johanna Wood, yang menekankan pentingnya dukungan yang saling diberikan dalam kelompok ini dan kepada komunitas sepak bola masing-masing. Dari PSSI, dua wakil, Aldi Iqbal Tawakal dan Muhammad Rahmawan, juga berhasil lulus sebagai FIFA Guardians.

Tujuan kedua dari Safeguarding Summit ini adalah untuk berbagi praktik-praktik terbaik dan pembelajaran yang diperoleh dari Safeguardians.

Petugas Safeguarding dari berbagai asosiasi anggota FIFA, konfederasi, pakar global, dan berbagai pemangku kepentingan di dunia olahraga yang aman, termasuk Komite Olimpiade Internasional (IOC), Dewan Eropa, dan Pusat Olahraga dan Hak Asasi Manusia (CSHR), FIFPRO, dan Army of Survivors, berpartisipasi dalam diskusi panel dan presentasi. Kari Seitz, mantan pesepakbola internasional dan Kepala Wasit (Wanita) FIFA, juga turut serta.

Pentingnya acara ini bagi PSSI adalah dalam rangka mendukung penyelenggaraan FIFA U-17 World Cup di Indonesia, di mana semua peserta adalah anak-anak. Implementasi program FIFA Safeguarding dianggap sangat penting untuk memastikan keamanan para peserta dan semua pihak yang terlibat dalam turnamen.

Marie-Laure Lemineur, FIFA Head of Safeguarding & Child Protection, menekankan bahwa perubahan sistemik memerlukan waktu. Ia menegaskan bahwa safeguarding adalah perjalanan panjang, bukan hal yang dapat dicapai dengan cepat. FIFA menyadari bahwa pengembangan sepak bola tidak hanya sebatas keterampilan sepak bola, tetapi juga melibatkan kewajiban untuk melindungi mereka yang rentan akibat aktivitas sepak bola.

Dengan lebih dari 7.000 orang yang telah mendaftar pada kursus FIFA Guardians Essentials Level 1, dan rencana untuk memperluas ketersediaan Diploma ke dalam bahasa Arab, Inggris, Perancis, dan Spanyol, Marie-Laure Lemineur mencatat peningkatan minat dan permintaan untuk menerapkan prinsip-prinsip inti dari Safeguarding.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow